Boyolali, tipikorinvestigasinews.id – Pemkab Boyolali melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Boyolali bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boyolali menggelontorkan bantuan bagi warga yang sedang terkena bencana, Senin (28/7/2025). Ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah ditengah-tengah kesusahan yang sedang dirasakan masyarakatnya.
Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana berkesempatan menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada para korban bencana. Lokasi pertama yang dikunjungi Wabup beserta rombongan adalah rumah Sunarno yang beralamat di Dukuh Bumirejo, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari yang merupakan korban kebakaran pada Jumat (25/7/2025) lalu.
Selanjutnya rombongan menuju ke rumah Mukiyi yang berada di Dukuh Krambilsawit, Desa Talakbroto, Kecamatan Simo. Rumah dari anyaman bambu tersebut mengalami roboh pada Sabtu (26/7/2025) siang.
Ditemui di lokasi, Ketua Baznas Kabupaten Boyolali Jamal Yazid menjelaskan, bantuan yang diserahkan oleh Baznas berupa material bangunan senilai Rp 10 juta untuk masing-masing rumah. Dana tersebut diambilkan dari dana zakat bagi kebencanaan, untuk meringankan beban orang yang terkena musibah.
“Harapannya membantu meringankan orang yang sedang mendapatkan musibah, ini bentuk kepedulian.” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Boyolali Sumarno menuturkan, bantuan yang diberikan kepada para korban adalah jaminan hidup (jadup) komplit berupa sembako, perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, selimut dan terpal.
“Kalau kita dari Dinsos bantuan berupa jadup komplit, termasuk peralatan tidur, komplit semua.” kata dia
Menyerahkan bantuan secara langsung, Wabup yang akrab disapa Fajar ini mengatakan, bencana ini berhubungan langsung dengan masalah kemiskinan ekstrem di Boyolali. Untuk itu, selain memberikan bantuan, pihaknya mengaku kunjungannya kali ini sekaligus ingin mendengar secara langsung aspirasi warga terkait masih tingginya angka kemiskinan di wilayah tersebut.
Kami dari Pemkab berusaha untuk segera merespon cepat apa yang terjadi di lapangan, mudah-mudahan dengan bantuan sedikit ini bisa bermanfaat bagi korban, dan kita terus berupaya bagaimana mengatasi kemiskinan ekstrem di Boyolali.” ungkap Wabup wanita pertama di Kota Susu itu.
(Agus chaerudin)







____________________________________________
