TAPANULIUTARA-Tipikorinvestigasinews.id Pada hari Jumat, 19 Desember 2025, suasana Sopo partungkoan Tarutung terisi dengan kehangatan dan sukacita ketika keluarga besar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung menggelar perayaan Natal yang dirangkai secara khusus dengan doa bersama untuk keselamatan dari bencana alam di wilayah Tapanuli Utara. Acara yang diadakan dengan tema “Lakukanlah Segala Pekerjaanmu Dalam Kasih” dan subtema “Melalui Perayaan Natal Ini Seluruh Keluarga Besar Pegawai RSUD Tarutung Senantiasa Melayani Dengan Kasih Yang Menyembuhkan dan Membawa Harapan Serta Menghadirkan Terang Kristus Melalui Pelayanan” yang berlangsung sederhana namun penuh makna, hikmat, dan kebahagiaan yang menyatukan seluruh elemen di RSUD Tarutung.
Acara dibuka dengan ucapan selamat hari Natal yang penuh semangat dari MC, yang segera diikuti dengan prosesi yang sarat makna. Dalam prosesi ini, terdapat kelompok yang membawa salib sebagai simbol keselamatan dan pengorbanan, kelompok yang membawa Kitab Suci sebagai sumber ajaran dan petunjuk hidup, serta kelompok yang membawa lilin sebagai lambang terang yang menghilangkan kegelapan – semuanya melambangkan nilai-nilai yang ingin disampaikan melalui perayaan ini. Ikut serta dalam prosesi tersebut adalah pengkhotbah, perwakilan Bupati Tapanuli Utara, Direktur RSUD Tarutung, panitia Natal, dan seluruh struktur organisasi RSUD Tarutung, yang menunjukkan kesatuan dan kepedulian bersama terhadap acara ini.
Setelah prosesi, dilaksanakan tahap penyalaan lilin yang menjadi momen yang penuh kehangatan. Lilin-lilin tersebut disalaikan oleh tokoh-tokoh penting, antara lain:
– Pengkhotbah, Pdt Toho Sinaga, S.Th., M.Ikom
– Perwakilan Bupati Tapanuli Utara, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Henry Sitompul, M.Si
– Plt Direktur RSUD Tarutung, Dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M
– Ketua Panitia Natal, Dr. Halasan Butar Butar
– Perwakilan pegawai, Lusiana Tambunan
Setiap penyalaan lilin bukan hanya sekadar ritual, melainkan juga simbol harapan baru dan komitmen untuk menjalankan tugas dengan lebih baik, terutama dalam melayani masyarakat.
Seluruh rangkaian acara diperdalam dengan liturgis yang dipimpin oleh St. M. Silaban, yang diselingi dengan persembahan musik yang penuh semangat dari berbagai bagian di RSUD Tarutung. Para pegawai menunjukkan kreativitas dan kebersamaan mereka melalui persembahan koor dari:
– Bagian Umum RSUD Tarutung
– Koor Darma Wanita Persatuan (DWP)
– Koor Instalasi Gawat Darurat (IGD)
– Koor Bidang Keperawatan
– Vocal grup khusus RSUD Tarutung
Selain itu, juga ada liturgi anak-anak yang penuh keseriaan dan liturgi pegawai yang mengungkapkan rasa syukur dan harapan. Momen yang sangat berarti adalah Doa Syafaat yang dibawakan oleh St. Hermanto Hutasoit, AMK, yang secara khusus mengucapkan doa untuk kesembuhan pasien, keselamatan seluruh pegawai, dan juga keamanan wilayah Tapanuli Utara dari berbagai bencana alam.
Khotbah yang menjadi inti dari perayaan ini disampaikan oleh Pdt Toho Sinaga, S.Th., M.Ikom, yang mengambil teks Alkitab dari I Korintus 16 ayat 14, yang sepenuhnya selaras dengan tema acara. Dalam khotbahnya, Pdt Toho menekankan bahwa perayaan Natal kali ini harus diadakan dalam kesederhanaan, mengingat saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan khususnya di Tapanuli Raya.
“Lakukan pekerjaan dengan kasih, karena pekerjaan merupakan kodrat dan perintah Tuhan kepada Adam dan Hawa ketika di taman Eden, demikian pula untuk kita sekalian,” ujar Pdt Toho. Dia juga menjelaskan bahwa bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga untuk mencapai sejahtera yang lebih luas. “(Kita harus) bekerja dengan keras dan semangat yang tinggi juga dalam suka cita, sehingga pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat terutama dibidang medis memberikan hal yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, pelayanan RSUD Tarutung yang baik menjadi suka cita bagi kita semua,” tutup Pdt Toho dalam penutup khotbahnya yang penuh makna.
Setelah khotbah, dilanjutkan dengan kata sambutan dari berbagai pihak yang mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan untuk masa depan. Pertama, Ketua Panitia Natal Dr. Halasan Butar Butar menyampaikan rasa syukur yang dalam kepada semua pihak yang telah berperan dalam menyukseskan acara perayaan Natal ini, mulai dari panitia, pegawai, hingga tamu yang hadir.
Selanjutnya, Plt Direktur RSUD Tarutung Dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M, menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Tapanuli Utara, Sekretaris Daerah, dan seluruh pegawai RSUD Tarutung. Dia mengungkapkan harapan agar semua pihak dapat bekerja sama demi memberikan pelayanan yang lebih baik dan optimal kepada masyarakat. “(Kita harus) tingkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bekerja dengan baik, tulus dan ikhlas, pupuk rasa kekeluargaan, silaturahmi dan kekompakan,” katanya. Selain itu, Dr. Bobby juga memohon maaf kepada semua pihak apabila ada kekurangan selama ini, dan mengucapkan selamat Hari Natal 25-26 Desember 2025 serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
Kemudian, perwakilan Bupati Tapanuli Utara, Sekda Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, menyampaikan pesan dari Bupati DR. Jonius Parsaoran Hutabarat, M.Si, yang tidak dapat hadir karena ada tugas yang sangat mendesak. Sekda menekankan agar semua tenaga medis dan staf RSUD Tarutung lebih mengutamakan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “(Pekerjaan) merupakan amanah dan panggilan yang Tuhan berikan kepada kita, untuk itu kita harus bersyukur dan benar-benar mencintai pekerjaan kita sekaligus membantu banyak orang dengan pekerjaan kita. Apapun bidang pekerjaan kita masing-masing harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan, sehingga pelayanan yang terbaik yang kita berikan menjadi berkat dan membawa harapan serta kesembuhan bagi masyarakat yang kita layani,” imbuhnya, sebelum mengucapkan selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2026.
Setelah serangkaian acara keagamaan dan kata sambutan selesai, acara berlanjut dengan makan bersama yang penuh kehangatan, di mana seluruh keluarga besar RSUD Tarutung dan tamu yang hadir saling berbagi makanan dan cerita. Untuk menambah keseruan, dilanjutkan dengan hiburan dan penyaluran door prize yang membuat suasana semakin meriah dan riang.
Acara Perayaan Natal Keluarga Besar RSUD Tarutung dan Doa Bersama Keselamatan Bencana Alam Tapanuli Utara diakhiri dengan salam salaman antar peserta, yang melambangkan kesatuan, kasih sayang, dan komitmen bersama untuk menjalankan tugas dengan lebih baik di masa depan, serta berdoa agar wilayah Tapanuli Utara selalu terlindungi dari bencana alam dan masyarakat semakin sehat dan sejahtera.
Krista Pardede







____________________________________________
