Boyolali,jawa tengah,tipikorinvestigasinews.id –Syekh Abdul Syakib (juga dieja Syekh Abdul Syakieb) Hubungan dengan Syekh Abdul Muhyi:
Ia adalah keturunan dari Syekh Abdul Muhyi, seorang penyebar Islam lainnya yang aktif di Tasikmalaya Dan eyang dalem haji abdul manaf (Mahmud) kamis(28/08/2025)
Seorang ulama penyebar agama Islam yang berasal dari Cirebon, yang kemudian menyebarkan ajaran Islam di wilayah Banjaran, Bandung Selatan, sekitar 400 tahun yang lalu. Ia merupakan keturunan dari Syeikh Abdul Muhyi Pamijahan

Beliau adalah utusan dari Cirebon untuk menyebarkan Islam ” ujar Ujang.
Syekh Abdul Syakib menyebarkan Islam di Bandung selatan sekitar 400 tahun lalu. Syekh Abdul Syakib menyebarkan Islam dengan cara berbeda dengan ulama pada umumnya yang memiliki pesantren.
“Tidak ada pesantren, hanya mendirikan sebuah pondok yang atapnya terbuat dari sirap,” ujanya.
Bekas pondok tempat masyarakat menimba ilmu agama Islam kini sudah berganti menjadi sebuah kampung di Banjaran bernama panyirapan yang diambil dari atap sirap pondok yang didirkan Syekh Abdul Syakib.
“Syekh Abdul Syakib mau salat, saat wudu kerepusnya ketinggalan, ketika kembali di tempat kerepus tertinggal sudah ada mata air, makanya diberi nama Ciapus,” imbuhnya.
Ujang melanjutkan, karena Syekh Abdul Syakib merupakan utusan dari Cirebon, Ke Boyolali tidak jarang makam juga dikunjungi oleh peziarah dari Kota Udang, juga banyak peziarah dari Majelengka, Boyolali bahkan kalimantan
Para peziarah dari luar daerah tersebut umumnya datang ketika musim ziarah seperti saat ramadan, maulud atau bulan-bulan lainnya.
Penulis Agus chaerudin







____________________________________________
