Kesenian Reog Meriahkan CFN Desa Wonosari, Dorong Semangat UMKM Masyarakat

BENGKALIS, Tipikorinvestigasinews.id – Pemerintah Desa Wonosari bersama panitia Car Free Night (CFN) Wonosari Bermasa sukses menggelar kegiatan hiburan rakyat dan pertunjukan kesenian Reog pada malam pertama di halaman Koperasi Desa Merah Putih, Jalan Wonosari Tengah, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Jumat malam (29/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh Bupati Bengkalis beserta sejumlah tamu undangan, tokoh masyarakat, pemuda, dan ribuan warga yang antusias memadati lokasi acara. Suasana semakin semarak dengan hadirnya pertunjukan seni budaya Reog yang menjadi daya tarik utama masyarakat.

Kepala Desa Wonosari, Suswanto, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan Car Free Night dan pertunjukan kesenian Reog tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, Kapolres Bengkalis yang mewakili, Dandim 0303 yang mewakili, Camat Bengkalis serta seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan ini. Kami juga memohon maaf apabila dalam penyambutan maupun pelayanan masih terdapat kekurangan,” ujar Suswanto.

Menurutnya, kegiatan positif seperti Car Free Night tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, namun juga menjadi wadah untuk menggerakkan roda perekonomian warga, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Wonosari.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin desa dengan konsep yang lebih menarik ke depannya.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap semangat UMKM masyarakat Desa Wonosari semakin tumbuh dan berkembang. Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus kita dukung,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Desa Wonosari dalam menghadirkan kegiatan yang bernilai ekonomi, sosial, dan budaya.

Menurutnya, pelestarian seni budaya tradisional harus terus dijaga sebagai identitas masyarakat di tengah perkembangan zaman.

“Seni budaya tradisional bukan hanya hiburan, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia CFN Wonosari Tengah Bermasa, M. Riduwan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, mulai dari masyarakat, panitia, tamu undangan serta Bengkalis Event Organizer (BEO), untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mendukung promosi dan perkembangan UMKM desa agar semakin dikenal luas. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan, khususnya terkait akses jalan akibat membludaknya pengunjung.

Riduwan menambahkan, CFN Wonosari Bermasa berlangsung selama dua malam. Malam pertama, Jumat (29/5/2026), masyarakat disuguhkan pertunjukan kesenian Reog, sementara pada Sabtu malam Minggu (30/5/2026), akan kembali menghadirkan hiburan budaya berupa kesenian kuda lumping atau jaranan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bengkalis untuk datang dan menyaksikan langsung kegiatan CFN dan kesenian kuda lumping atau jaranan. Mari bersama-sama kita ramaikan dan dukung kegiatan masyarakat serta UMKM lokal,” ajaknya. **(Rdn)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *