Merangin ,tipikorinvestigasinews.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin secara tegas menolak aktivitas armada angkutan batu bara yang melintasi jalan nasional di wilayah Kota Bangko. Penolakan ini disampaikan menyusul terjadinya kecelakaan maut yang merenggut nyawa salah satu anggota DPRD Merangin.
Ketua PMII Cabang Merangin menyampaikan bahwa keberadaan armada batu bara di jalan nasional sangat membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan yang padat aktivitas. Ia menilai, insiden kecelakaan tersebut menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan dan pengaturan lalu lintas angkutan berat di wilayah Merangin.
“Kami dengan tegas menolak armada batu bara melintas di jalan nasional Kota Bangko. Kecelakaan maut yang terjadi hingga menewaskan salah satu anggota dewan Merangin adalah alarm keras bagi pemerintah daerah dan aparat terkait,” tegas Ketua PMII Cabang Merangin.
Ia menambahkan, jalan nasional di Kota Bangko seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat umum, bukan untuk kendaraan bertonase besar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kerusakan infrastruktur jalan.
Senada dengan itu, Sekretaris PMII Cabang Merangin menilai pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah konkret dan tegas dalam mengatur jalur khusus angkutan batu bara. Menurutnya, pembiaran terhadap armada batu bara melintasi pusat kota menunjukkan kurangnya keberpihakan terhadap keselamatan warga.
“Jangan sampai korban jiwa terus berjatuhan baru ada tindakan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah harus mengevaluasi izin dan jalur operasional armada batu bara,” ujar Sekretaris PMII Cabang Merangin.
PMII Cabang Merangin juga mendesak aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh armada angkutan batu bara. Mereka menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga ada kebijakan tegas yang melarang armada batu bara melintasi jalan nasional di wilayah Kota Bangko.
Sandra wandi







____________________________________________
