Proyek Semenisasi di Desa Penyaguan di duga di kerjakan Asal-Asalan di minta Inspektorat Inhu Audit ADD.

Indragiri Hulu, tipikorinvestigasinews.id, Proyek semenisasi tahap pertama di Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, diduga dikerjakan asal-asalan.

Anggaran sebesar Rp 231.830.000 digunakan untuk membangun jalan sepanjang 524 meter, dengan tahap pertama sepanjang 300 meter.

Namun, hanya dalam waktu satu bulan, beberapa titik jalan sudah retak dan batu-batu mulai bermunculan.

Kurangnya semen dalam pengadukan batu dan pasir diduga menjadi penyebab utama kerusakan jalan.

Kualitas pekerjaan yang buruk dan tidak sesuai dengan standar yang diharapkan

Karyadi, tokoh masyarakat Kabupaten Inhu, meminta Inspektorat Kabupaten Inhu untuk melakukan audit terhadap anggaran proyek semenisasi di Desa Penyaguan

Karyadi menekankan pentingnya Inspektorat untuk turun langsung ke lokasi proyek dan melakukan audit secara menyeluruh

Kepala Desa Penyaguan, Marwan, membantah tuduhan bahwa proyek semenisasi dikerjakan asal-asalan.

Marwan menjelaskan bahwa proyek semenisasi belum selesai sepenuhnya karena dikerjakan dalam dua tahap,” kata nya.

 

Asnan

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *