PWMOI Sumba Barat Daya Kecam Dugaan Pengeroyokan Wartawan, Desak Polisi Bertindak Tegas.

Sumba Barat Daya, 24 April 2026. Tipikorinvestigasinews.id– Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Sumba Barat Daya mengecam keras dugaan tindakan kekerasan dan pengeroyokan terhadap seorang wartawan media Tipikorinvestigasinews.id, Gunter Meha, yang terjadi di wilayah tersebut.

Ketua PWMOI Sumba Barat Daya, Robert Syukur Djola, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk premanisme yang mencederai kebebasan pers serta melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada 23 April 2026 di Kabupaten Sumba Barat Daya, bertepatan dengan agenda kunjungan kerja pejabat pemerintah di daerah tersebut. Insiden ini juga disebut-sebut melibatkan oknum pegawai rumah sakit, yang hingga kini masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.
Menurut Robert, wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Oleh karena itu, segala bentuk intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat dibenarkan.

“Wartawan memiliki legalitas dan dilindungi undang-undang sebagai pilar keempat demokrasi. Tindakan pengeroyokan terhadap rekan kami, saudara Gunter Meha, adalah perbuatan amoral yang merugikan banyak pihak, termasuk institusi tempat pelaku bekerja,” tegasnya.
Hingga saat ini, motif pasti di balik dugaan pengeroyokan tersebut belum diketahui secara jelas. Namun, insiden itu diduga terjadi saat korban sedang menjalankan tugas peliputan.

PWMOI Sumba Barat Daya secara resmi mendesak Kepolisian Resor Sumba Barat Daya untuk segera mengambil langkah tegas dengan melakukan penyelidikan mendalam, menangkap para pelaku, serta memberikan sanksi hukum yang setimpal sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, PWMOI juga meminta agar proses hukum dilakukan secara transparan guna menjamin rasa aman bagi para pekerja media, khususnya di wilayah Sumba Barat Daya.
“Kami berharap pihak kepolisian memberikan atensi khusus terhadap kasus ini, mengingat kejadian terjadi di ruang publik saat agenda kunjungan pejabat berlangsung,” tambah Robert.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian maupun manajemen rumah sakit yang diduga terkait belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh informasi yang berimbang.
PWMOI menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku demi menjaga kehormatan profesi wartawan dan kebebasan pers.
(Pewarta: Joseph Kalumbang).

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *