Tubaba, tipikorinvestigasinews.id – Sebuah kisah haru datang dari Desa Sumber Rejo, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat.
Ramadhan Mubarok Sidqi, seorang bayi laki-laki berusia Tiga Bulan, tengah berjuang melawan kondisi bibir sumbing yang dideritanya sejak lahir.
Anak dari pasangan Akmal dan Febriyanti ini sangat membutuhkan bantuan untuk menjalani operasi yang dapat mengubah masa depannya.
Keluarga kecil ini tinggal di RT 003 RW 004 Tiyuh Sumberejo dan hidup dalam keterbatasan ekonomi. Akmal hanya bekerja serabutan, sementara Febriyanti sepenuhnya mengurus rumah dan anak. Dengan penghasilan pas-pasan, mereka tak mampu menanggung biaya operasi yang dibutuhkan Ramadhan.
“Kami hanya bisa pasrah melihat kondisi anak kami. Dalam hati sangat ingin melihat dia tumbuh seperti anak-anak lainnya, tanpa rasa malu atau kesulitan saat makan dan bicara. Tapi keterbatasan biaya membuat kami belum bisa berbuat apa-apa,” ujar Febriyanti dengan mata berkaca-kaca.
Operasi bibir sumbing bukan hanya soal penampilan. Kondisi ini dapat mengganggu proses makan, berbicara, hingga tumbuh kembang emosional anak. Jika tidak ditangani sejak dini, Ramadhan berisiko mengalami gangguan permanen.
keluarga kecil ini mengetuk pintu hati para dermawan, lembaga sosial, serta Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat agar dapat membantu mewujudkan harapan sederhana: memberikan masa depan yang lebih cerah untuk Ramadhan.
“Saya sangat berharap ada bantuan, agar anak saya bisa dioperasi dan hidup seperti anak-anak lainnya. Kami tidak ingin banyak, hanya ingin dia bisa tersenyum tanpa rasa malu,” tambah Febriyanti.







____________________________________________
