Gowa,tipikorinvestigasinews.id- Kelompok Tani Tangkeballa 1, tahun ini mendapat bantuan proyek OPLAH dari kementrian pertanian melalui dinas Pertanian Kabupaten Gowa.
Rusli selaku ketua kelompok Tani Tangkeballa 1 yang disambangi oleh awak media di sekitar proyek OPLAH mengatakan bahwa keberadaan proyek OPLAH ini dari pemerintah sangat membantu masyarakat petani di Dusun Tangkeballa Desa Tanabangka Kec. Bajeng Barat pada musim ketiga.Rabu 3 Desember 2025.
Rusli menuturkan bahwa selama ini warga menggunakan gas untuk mesin pompa yang kadang langka atau susah dicari, sehingga adanya OPLAH ini yang menggunakan bahan bakar solar ini sangat disambut gembira oleh para petani.
Dengan kekuatan mesin 8,5 Inci, saya yakin semua sawah dengan luas 13 Hektar yang ada di sekitar sumur OPLAH ini bisa merasakan manfaatnya, “tuturnya.
Rusli menambahkan. Bahwa proyek OPLAH ini menggunakan 2 sumur dengan total kedalaman 20 meter, luas bangunan 4 meter persegi, kedalaman kebawah pondasi lebih dari satu meter dari , saya kasih lebih dari RAB yang hanya 70 cm tapi karena kita ingin agar proyek OPLAH ini bisa berdiri kokoh kuat maka saya lebihkan, Pihak konsultan pun sangat mendukung dan menjempol hasil kerja kami “ungkapnya
Adapun pagar bangunan menggunakan bahan dari besi agar mesin aman dari orang-orang yang tak bertanggung jawab.
Pekerjaan OPLAH ini untuk pekerjaan bangunan hanya di kerjakan selama 7 hari sudah selesai sumur 2 dikerja sampai 3 hari dan kemampuan air sudah dilakukan uji coba oleh tim dari UNHAS disaksikan oleh semua PPL, alhasil tim UNHAS menjempol kualitas air apalagi katanya di seluruh kabupaten gowa khususnya Kec. Bajeng Barat barusan proyek OPLAH menggunakan dua sumur hal itu sangat diapresiasi oleh Tim UNHAS dan pihak Konsultan,”ungkap Rusli.
Rusli berharap agar para petani bisa menjaga dan merawat OPLAH ini dengan baik, menurutnya kedepan pengelolaan OPLAH ini akan diserahkan kepada masyarakat petani di dusun Tangkeballa, ” tuturnya. (Syarif Lawa)







____________________________________________
