Untuk Sekolah Rakyat, Kaltim Siapkan Lahan Seluas 8,75 Hektar

Bontang, Tipikorinvestigasinews.id Sebagai bagian dari program yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menyiapkan lahan seluas 8,75 hektar di Bukit Biru, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Lahan tersebut merupakan aset Pemprov Kaltim dan akan dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, usai mengikuti koordinasi awal pelaksanaan Sekolah Rakyat di daerah tahun 2025

Rapat ini dikoordinasikan oleh Kementerian Dalam Negeri dan dibuka oleh Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, dengan narasumber Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico.

Meskipun Kaltim masuk dalam tahap ketiga pelaksanaan program ini, berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk uji kelayakan lokasi, izin mendirikan bangunan, serta kajian lingkungan (Amdal/UPL/UKL).

Lokasi lahan rencananya akan segera ditinjau oleh Kementerian Pekerjaan Umum bersama tim pusat yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial.

Sekda Sri Wahyuni menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan kebijakan Pemerintah Pusat dengan pendanaan dari APBN. Namun, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk mendukung program ini, terutama dalam penetapan lokasi pembangunan, serta rekrutmen siswa dan tenaga pengajar.

Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Kaltim. Model pendidikan yang diterapkan adalah sistem boarding school (diasramakan) untuk jenjang SD hingga SMA. Selain Bukit Biru di Tenggarong, Pemerintah Kota Samarinda juga telah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara sedang dalam proses pengajuan, sehingga total ada empat lokasi yang direncanakan di Kaltim.

Untuk mendukung pelaksanaan program ini, pemerintah daerah diminta membentuk tim formatur guna memastikan proses pembangunan berjalan hingga tahap operasional. Diharapkan tahun ini program sudah mulai berjalan dengan sistem rekrutmen siswa dilakukan antar kabupaten/kota. Namun, setiap daerah hanya diperbolehkan menerima siswa dari wilayahnya sendiri, tidak lintas kabupaten/kota.

Sekolah Rakyat yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan dan mendorong kebangkitan masyarakat miskin menuju Indonesia Emas 2045.

Pewarta : Syandy

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *