Aceh Tamiang – Lensa7.com
Sangat disayangkan perilaku Datok (Kades red) Kampung ( Desa red ) Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, yang di duga kebakaran jenggot setelah beberapa kali di beritakan Terkait pengakuannya menggunakan dana pribadi untuk pengelolaan wisata air panas tersebut, bahkan Datok Perintahkan,
“tolong hapus berita itu, di ketahui Datok juga sempat ingin menemui awak media, yang telah memberitakan terkait wisata tersebut, dengan nada sombong, jangan samakan Datok kaloy dengan Datok lainnya, namun sangat di sayangkan, hingga berita ini di terbitkan, Datok tidak juga menemui awak media,
Sabtu ( 19/04/2025 )
Dalam pengakuan Datok saat di konfirmasi melalui pesan watsab dari awak media, pada hari kamis, 17 april 2024, yang mengatakan ia kelola pakai dana pribadi, dalam pesan watsab Datok mengatakan.
“Cmana mw di stor , anggaranya sy buat pake dana pribadi dan skrg jalan nya rusak jembatanya putus .
Males kita ngomong pun sm dinas nya . Klw ada anggaran di dispora cuman di buat tuk platihan . Yg di untungkan hotel . Sementara kita butuh pembangunan walaw pun kecil,”ujarnya.
Sangat di sayangkan, Datok tidak menganggap apa yang sudah berikan pemkab Aceh Tamiang,
Di ketahui untuk pengembangan wisata air panas di Kampung Kaloy, pemkab Aceh Tamiang sudah memberikan pasilitas di antaranya.
Dua unit perahu karet anggaran APBD tahun anggaran 2023
tong sampah stainless dana DAK tahun 2023
Penunjukkan arah jalan pemandian APBD Tahun 2023
Memberikan dasar pelatihan kepada seluruh pok darwis kabupaten Aceh Tamiang, termasuk pok darwis kaloy pemandian air panas tahun 2023
Surat izin operasional termasuk (NIB dan SPPL)
Tahun anggaran 2024
Dari sumber dinas disparpora yang tidak ingin di sebutkan namanya, saat di konfirmasi awak media melalui telepon watsab nya, membenarkan adanya bantuan untuk pariwisata tersebut,ia menyebutkan.
“Benar bang, dari disparpora ada bantu dua unit perahu karet itu pun enggak besar anggarannya bang, sekitar lima puluhan jutaan lah bang, itu di masa pak meurah budiman bang, ada juga tong sampah, pelatihan pok darwis, dan juga papan penunjuk arah bang,”terangnya.
Disaat Bupati Aceh Tamiang Ingin meningkatkan dan menggenjot PAD, berbanding balik dengan apa yang di akui oleh datok Kampung Kaloy.
sudahlah tidak memberikan PAD nya malah justru mengingkari apa yang sudah Pemkab Aceh Tamiang berikan.






____________________________________________
