Aceh Singkil,ย tipikorinvestigasinews.id.ย Pekerjaan pemasangan pipa yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Desa Pasar, Kecamatan Singkil, mulai menuai sorotan tajam. Warga mempertanyakan kualitas pekerjaan, terutama pada titik galian yang berada persis di pinggir jalan aspal.
Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Jalan aspal yang dibangun dengan anggaran besar itu jelas tidak boleh rusak sedikit pun, karena kerusakan sekecil apa pun dapat berdampak fatal hingga memutus akses lalu lintas. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan galian proyek pipa sudah โmengirisโ sisi aspal.
Lebih parah lagi, muncul dugaan bahwa pihak ketiga hanya akan menutup bekas galian dengan semen. Tentu hal ini dianggap sebagai pekerjaan asal jadi, karena semen jelas tidak menyatu dengan aspal. Akibatnya, jalan rawan retak, mengelupas, dan akhirnya rusak.
โKalau hanya ditempel semen, itu jelas membahayakan. Harusnya ditutup kembali dengan aspal. Ini uang negara, masa kualitas kerja asal-asalan? Jangan sampai proyek pipa malah menghancurkan jalan,โ keluh salah seorang warga dengan nada kesal.
Awak media kemudian mencoba melakukan konfirmasi kepada Dinas PUPR Aceh Singkil. Melalui laman resmi, Erwin selaku pejabat dinas memberikan jawaban singkat:
> โItu ada namanya rekonstruksi setelah kegiatan selesai, itu di cor kembali. Tidak ada pilihan lain, dicari opsi yang paling kecil mudaratnya. Insya Allah semuanya akan baik-baik saja,โ tulis Erwin.
Namun, jawaban tersebut bukannya menenangkan publik, justru semakin memantik pertanyaan. Jika benar hanya dicor dengan semen, bagaimana bisa menjamin jalan aspal tetap awet? Bukankah itu sama saja menambal ban bocor dengan plester luka?
Publik pun menuding lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR dan konsultan proyek. Proyek yang menggunakan dana rakyat semestinya dikerjakan dengan standar terbaik, bukan dengan solusi tambal sulam. Bila pihak kontraktor hanya mencari jalan pintas untuk menghemat biaya, maka pengawas proyek seakan ikut tutup mata.
Kini masyarakat menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji manis. Rekonstruksi jalan pasca-pemasangan pipa wajib menggunakan aspal kembali, bukan semen. Jika tidak, maka proyek ini layak dicurigai hanya menjadi ladang bancakan anggaran, sementara kerusakan infrastruktur ditanggung rakyat.,
{syahdun}







____________________________________________