CIANJUR – Miris perjuangan warga di Cianjur Selatan karena tidak ada akses jembatan penghubung kali Ciujung, setiap harinya warga rela bertaruh nyawa untuk menyebrangi kali Ciujung yang lebarnya kurang lebih 100 meter dengan cara naik perahu rakit yang terbuat dari bambu milik warga sekitar.
Kali tersebut akses penghubung warga Tiga Kecamatan diantaranya warga Desa Muara Cikadu Kecamatan Sindangbarang, Desa Sukaluyu Kecamatan Cikadu dan Desa Karyabakti Kecamatan Cidaun.
Seperti halnya yang di rasakan Azendt Saputra (33) salah seorang warga asal Desa Karyabakti Kecamatan Cidaun mengatakan “karena saya bekerja di sukapura jadi setiap hari harus menyebrangi kali ciujung dengan cara naik rakit (perahu) bambu, walau berbahaya naik rakit (perahu) bambu dan harus bayar, yah harus gimana lagi karena tidak ada jalan lain yang lebih dekat selain lewat kali Ciujung” ujarnya.
Masih kata Azendt, lewat kali Ciujung naik rakit (perahu) bambu satu kali nyebrang harus bayar Rp. 5000 karena bawa kendaraan roda dua. “Kami berharap pemerintah baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat untuk membangun jembatan di kali Ciujung karena ini merupakan akses satu satunya bagi kami dan warga lainnya,” terangnya.
Perlu segera dibangun jembatan Permanen atau jembatan plat beton di Kali Ciujung sebab ini merupakan akses satu satunya jalan poros yang menghubungkan Tiga kecamatan diantaranya Cidaun, Cikadu, Sindangbarang.
Jembatan kali Ciujung merupakan akses jalan yang sangat dibutuhkan bagi warga Tiga Desa dan Tiga Kecamatan tersebut, apalagi warga sekitar mayoritas mata pencahariannya dari hasil pertanian padi, pisang, gula aren, pepaya kalifornia sehingga kalau tidak ada jembatan akses perekonomian warga tersebut terhambat.
(Teten Rusmana)






____________________________________________