Diduga Proyek Siluman Tidak Ada Plang Papan Informasi di Lokasi, Pekerja Tidak Gunakan APD

Lampung Utara tipikorinvestigasinews.id – Proyek rehab gedung di SDN 2 Sukamenanti Kecamatan Bukit Kemuning,kabupaten Lampung Utara diduga adalah merupakan proyek siluman.

Hal tersebut karna tidak terlihat nya plang papan informasi sumber anggaran pekerjaan saat kunjungan awak media kelokasi pembangunan disekolah tersebut, Senin 10 November 2025.

Saat dikonfirmasi Wagiman selaku kepala tukang menyampaikan bahwa pekerjaan baru beberapa hari mulai dikerjakan oleh 7 orang pekerja, meskipun terlihat saat dilokasi pekerjaan hanya terlihat nampak 5 orang pekerja dan dikatakan kepala tukang Wagiman bahwa,

” Baru Sabtu keren dimulai,semua pekerja ada 7 orang , ini baru 5 orang yang sedang bekerja dan 2 orang lagi masih belum datang.”ujar Wagiman.

Wagiman tidak memberikan keterangan saat ditanyakan mengenai papan informasi anggaran yang tidak terpasang dan mengapa tidak digunakannya APD saat bekerja.

Diduga selaku kepala tukang Wagiman terindikasi telah dengan sengaja tidak mematuhi SOP tentang aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan tidak memasang papan plang informasi pekerjaan.

Hal terlihat saat kunjungan tim awak media, sejumlah pekerja tampak melakukan aktivitas pembangunan tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana mestinya dimana seharusnya dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan dan keselamatan kerja sebagaimana telah diatur undang-undang yang berlaku tentang alat pelindung diri (APD) dan keselamatan dan kesehatan kerja.(K3)

Lebih miris lagi terlihat dilokasi bahan bekas bongkaran bangunan yang merupakan aset negara tidak digudangkan dan hanya diletakkan dibiarkan berserakan didekat lokasi pekerjaan.

Saat dikonfirmasi diruangan guru salah seorang oknum guru disekolah tersebut yang tidak mau menyebutkan namanya saat menemui kunjungan awak media ini menyampaikan bahwa Kepala Sekolah SDN 2 Sukamenanti Poniyem S.Pd.,sedang tidak berada di tempat dan mengatakan,

“Kalau setau saya pekerjaan rehap itu nak ada sangkut pautnya dengan sekolah,kalau mau konfirmasi langsung saja ke kementrian atau ke dinas kabupaten.”ketusnya.

Menanggapi hal tersebut saat ditanyakan awak media ini nama serta kapasitas nya saat berbicara oknum guru tersebut diduga berkilah dan mengatakan,

” kenapa tanya nama saya ,saya kan cuma guru biasa,saya ngak mau ikut campur masalah ini,silahkan datang lagi saja besok kalau memang ada kepala sekolah.”ucapnya.

Temuan di lapangan mengenai pekerjaan rehab gedung sekolah di SDN 2 Sukamenanti patut diduga terindikasi sarat akan korupsi, selain tidak bekerja sesuai SOP juga diduga merupakan proyek siluman karna tidak terdapat nya plang papan informasi sehingga belum diketahui sumber anggarannya berasal.

Sampai dengan berita ini diterbitkan awak media ini masih menggali informasi untuk meminta keterangan dari Poniyem S.Pd.,.selaku Kepala Sekolah penanggung jawab di satuan pendidikan SD N 2 Suka Menanti Desa Sukamenanti.

Diharapkan tentunya dengan temuan awak media ini dilokasi SDN 2 Sukamenanti Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit kemuning, Kabupaten Lampung Utara agar pihak instansi terkait untuk dapat segera turun langsung meninjau kelokasi.

(Red)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *