Aceh Singkil,tipikorinvestigasinews.id ~ Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Nurul Makmur, Pulo Sarok, pada malam ketiga Ramadan 1447 H, Jumat (20/02/2026). Di hadapan ratusan jamaah yang memadati ruang utama masjid, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Singkil, H. Edy Widodo, SKM., M.Kes., menyampaikan tausyiah inspiratif yang menekankan pentingnya transformasi diri selama bulan suci.
Ketakwaan sebagai Solusi Kehidupan:
Dalam ceramahnya, H. Edy Widodo menggarisbawahi bahwa ketakwaan bukan sekadar identitas, melainkan fondasi utama yang menentukan kualitas hidup seorang Muslim. Ia mengajak jamaah untuk mempraktikkan takwa secara konsisten (istiqamah), baik saat berada di ruang publik maupun dalam kesendirian.
- Direksi PT.Socfindo Kunjungi Perumahan Staf Lae Butar, Tegaskan Komitmen Pada Kesejahteraan Dan Kesehatan Karyawan.
- Perkuat Semangat “Malega”, PT Socfindo Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan Melalui Kunjungan Strategis di Kebun Lae Butar
- Socfindo Gelar Panggung Kreasi dan Rumah Sehat, Tumbuhkan Generasi Muda yang Sehat dan Percaya Diri
“Mari kita tingkatkan kualitas takwa kita. Allah SWT telah menjanjikan dalam Surat At-Thalaq ayat 2 dan 3, bahwa bagi hamba-Nya yang bertakwa, akan diberikan jalan keluar dari setiap kesulitan dan dikaruniai rezeki dari arah yang tidak pernah disangka-sangka,” tegas Edy Widodo.
Ramadan: Madrasah Perubahan:
Mengacu pada Surat Al-Baqarah ayat 185, Edy menjelaskan bahwa Ramadan adalah momentum ‘penjernihan’ karena merupakan bulan diturunkannya Al-Quran sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil. Beliau mengingatkan bahwa setiap amal saleh di bulan ini mendapatkan apresiasi pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
Empat Pilar Menuju Predikat Muttakin:
Guna meraih derajat Muttakin (orang yang bertakwa), Pj Sekda menjabarkan empat poin utama yang harus dioptimalkan oleh masyarakat Aceh Singkil selama Ramadan:
1. Interaksi dengan Al-Quran: Meningkatkan intensitas Tadarus, sebagai wujud kecintaan kepada pedoman hidup.
2. Filantropi Islam: Memperbanyak sedekah untuk mengikis sifat kikir dan memperkuat empati sosial.
3. Literasi Agama: Memperdalam pemahaman ilmu agama agar ibadah tidak sekadar ritual, melainkan berlandaskan ilmu yang kuat.
4. Penyucian Harta: Menunaikan Zakat Fitrah tepat waktu sebagai instrumen pembersih jiwa dan kepedulian nyata terhadap sesama.
Menjaga Syiar di Bumi Syekh Abdurrauf:
Tausyiah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ibadah di Masjid Agung Nurul Makmur yang bertujuan untuk memperkuat syiar Islam di Kabupaten Aceh Singkil, yang dikenal sebagai “Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkili”.
Kehadiran Pj Sekda di tengah jamaah tidak hanya memberikan siraman rohani, tetapi juga mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dengan masyarakat dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.{*}
Laporan: Khalikul Sakda
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________