Warga Imbau Pengendara Waspada: Material Batu Berserakan Di Tikungan Kawasan Watukanggorok.

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

WATUKANGGOROK,Tipikorinvestigasinews.id-11 April 2026.
Pasca hujan deras yang melanda kawasan Watukanggorok Desa Wee Rena, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.Pada Kamis (11/4) sore, masyarakat setempat mengeluarkan imbauan bagi para pengguna jalan agar ekstra waspada saat melintasi jalur tersebut.
Luapan air yang membawa material tanah dan batu terpantau menutupi badan jalan, terutama di area tikungan tajam dekat kawasan villa.

Kondisi batu-batu yang berserakan ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara, khususnya kendaraan roda dua, karena dapat menyebabkan ban selip atau kecelakaan fatal di area kemiringan.

Beberapa warga yang berada di lokasi kejadian menyampaikan bahwa fenomena masuknya material batu ke jalan raya ini baru terjadi secara signifikan tahun ini. Hal ini diduga kuat akibat berkurangnya vegetasi pengikat air di area perbukitan dan belum memadainya sistem drainase untuk menampung debit air hujan.

Bacaan Lainnya

“Kami meminta saudara-saudara yang melintas, terutama di tikungan-tikungan tajam menuju arah Watukanggorok, untuk mengurangi kecepatan. Batu-batu kecil yang berserakan di jalan sangat licin dan berbahaya jika tidak terlihat dari jauh,” ujar salah satu warga di lokasi.

Masyarakat berharap agar pemerintah dan pelaku pembangunan di kawasan wisata ini segera melakukan evaluasi. Inovasi pembangunan diharapkan tidak hanya mengejar sisi estetika atau ekonomi semata, tetapi juga wajib mempertimbangkan aspek keamanan lingkungan dan ketersediaan drainase yang layak.

“Jangan sampai inovasi yang kita buat justru menciptakan masalah baru bagi keselamatan warga. Pohon-pohon di lahan miring yang kini mulai gundul perlu menjadi perhatian serius agar tidak terjadi longsor susulan,” tambah perwakilan masyarakat.

warga secara swadaya berupaya memberikan tanda peringatan di titik-titik yang rawan. Diharapkan pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan pembersihan material batu dan memperbaiki saluran air guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Tetap utamakan keselamatan, jaga kecepatan, dan saling mengingatkan sesama pengguna jalan.
(Reporter: Gunter Guru Ladu Meha).

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *