Plt Bupati Tulungagung Hadiri Pagelaran Wayang Kulit Bersih Desa Gedangan, Wujud Pelestarian Tradisi Leluhur

Tulungagung — tipikorinvestigasinews.id Suasana malam yang meriah sekaligus sarat makna menyelimuti Balai Desa Gedangan, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, dalam rangkaian tradisi Bersih Desa yang digelar pada Jumat malam. Kegiatan tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., yang turut menyaksikan secara langsung pagelaran wayang kulit bersama masyarakat (2/5/2026).

Pagelaran budaya yang berlangsung khidmat ini menghadirkan dalang kondang asal Jawa Timur, Ki Minto Darsono, yang membawakan lakon berjudul “Pari Kesit Dadi Ratu”. Ratusan warga Desa Gedangan dan sekitarnya tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan yang berlangsung dari malam hingga dini hari.

Dalam sambutannya sebelum pagelaran dimulai, Plt Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Desa Gedangan yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Bersih Desa. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi bentuk hiburan rakyat, tetapi juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang penting bagi kehidupan masyarakat.

“Tradisi Bersih Desa atau sedekah bumi merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen serta doa untuk keselamatan dan kesejahteraan di masa mendatang. Ini adalah warisan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Bersih Desa sendiri merupakan tradisi tahunan masyarakat agraris di berbagai wilayah Jawa, termasuk di Tulungagung. Tradisi ini telah dilakukan secara turun-temurun dan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya pagelaran wayang kulit sebagai simbol pelestarian budaya sekaligus media edukasi nilai-nilai kehidupan.

Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Campurdarat, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini semakin menambah semarak suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Selama kegiatan berlangsung, Plt Bupati tidak hanya menyaksikan pertunjukan, tetapi juga berinteraksi dengan warga, menunjukkan kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat. Pagelaran wayang kulit ini pun menjadi bukti nyata bahwa tradisi lokal tetap hidup dan berkembang di tengah modernisasi zaman.(Shinta)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *