BREBES, tipikorinvestigasinews.id- Dan terjadi lagi, Kali ini bangunan SDN 04 Galuh timur Yang “Ambruk Total” Apakah ini benar fenomena Alam, Ataukah Memang Sang bangunan Sekolah Yang Sudah tidak mampu “Menanggung Beban” di mana Sekolah di tuntut mencerdaskan generasi penerus bangsa, namun minim perhatian,
Seperti kita ketahui bersama Curah hujan dengan intensitas tinggi di Brebes beberapa hari ini telah menyebabkan beberapa Kegiatan terhambat, bahkan sampai mengakibatkan banjir di beberapa desa di Kabupaten Brebes,
Tak terkecuali Daerah Selatan kabupaten Brebes, khususnya yang mengguyur wilayah Dukuh Ketabasa, Desa Galuhtimur, Kecamatan tonjong Pada Kamis malam 23/1/2025 menyebabkan Beberapa Ruang kelas di SDN 04 Galuhtimur sekitar pukul 21.00 Wib Ambruk total.
Peristiwa itu terjadi setelah hujan deras berlangsung selama lebih dari empat jam, mulai pukul 17.30 WIB.
Menurut Sekretaris Desa Galuhtimur Muhajir, bahwa kondisi bangunan yang sudah termakan usia menjadi penyebab utama ambruknya beberapa ruang kelas di SDN 04,
”Ruang kelas 3 ambruk sepenuhnya karena struktur bangunan tidak mampu menahan intensitas hujan yang sangat tinggi,” kata Muhajir, ketika di temui Awak media Tipikor investigasi news.id, Jumat (24/1/2025).
Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Atas kejadian tersebut Kepala SD Negeri 04 Galuhtimur, Wartoyo S.Pd.SD. mengatakan, kejadian tersebut sangat mengganggu aktivitas belajar-mengajar,
Dan kami pihak sekolah “Terpaksa ” memindahkan siswa kelas 2 dan 3 ke Madrasah Diniyah Nurul Ulum Ketabasa Desa Galuhtimur sebagai lokasi darurat.
“Selain ruang kelas 3 yang hancur total, ruang kelas 2 juga dikosongkan karena dikhawatirkan ikut runtuh,” kata Wartoyo.
Pascakejadian, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat langsung melakukan pendataan kerusakan di lokasi.
Kepala Desa Galuhtimur, Sobandi, bersama tim dari K3S dan Korwil Satpendik Kecamatan Tonjong, kini tengah berkoordinasi untuk mencari solusi jangka panjang guna memastikan kelangsungan pendidikan di sekolah tersebut.
“Kami berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat segera memberikan bantuan untuk memperbaiki kerusakan dan menjamin keselamatan siswa,” kata Sobandi.
Insiden ini menjadi peringatan atas pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kondisi bangunan sekolah, terutama di wilayah rawan bencana.
Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kejadian serupa akan terjadi, dan terjadi lagi.
Kontributor Tim Tipikor investigasi news.id
Ka- biro Brebes ( Iqbal elang08 🇲🇨)






____________________________________________