POSO-Tipikorinveatigasinews.id-ketahanan pangan sangat di sambut baik Masyarakat petani dan Pertenak hewan, di dua kabupaten, Poso dan Parimo, kebanyakan warga lebih memilih beternak Hewan Babi, ayam potong dan ayam petelur diperediksi lebih gampang dijual dan cepat laku ujar warga, kamis (6/2/2025)
bagi warga Pertenak babi masi bimbang beternak, ada pelarangan disaat penyakit baru menyerang babi di tahun 2024 adalah demam babi Afrika (Afrikan Swine veper) penyakit yang sangat menular menyebabkan kematian 100% pada babi, apakah surat keputusan bupati masih berlaku? Atau sudah di cabut? Kebimbangan ini di hantui warga peternak babi untuk memilaharanya, tutur warga.
Hasil konfirmasi media ini kepada kabid kesehatan hewan dinas Kabupaten Poso ibu Frida timpalu, yang di hubungi lewa Henpon selulernya (WA) surat keputusan Bupati Poso telah dicabut, tetapi harus tetap waspada terhadap, masuknya ternak-ternak babi yang dari luar wilayah kabupaten poso, jangan sampai membawah virus penyakit
jadi dinas pertanian bidang kesehatan hewan punya pos Lintas Ternak yng ada diperbatasan pos mayoa, pos taripa, pos toyado, pos ratolene dan pos sedoa, petugas yang ada dipos-pos jaga, satu kali 24 jam mereka bergantian, menjaga mobil-mobil ternak yang masuk dan keluar, maupun yng melintas, harus singga dipos, untuk cek poin, sekaligus memeriksa kelengkapan dokumen, seperti surat keterangan kesehatan hewan dari tempat asal ternak, petugas juga melakukan pemeriksaan dan melakukan penyemprotan desinfekta di mobil ternak di perketat pengawasan, sehingga kabupaten Poso bebas dari penyakit demam babi tersebut. M.Arsyad





____________________________________________
