Kota Kipang di Guncang KPK, Rumah dan Kantor Kadis PUPR Madina di Geledah Petugas, Ada Apa?

MANDAILING NATAL – SUMATERA UTARA, tipikorinvestigasinews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) menggeledah rumah kediaman pribadi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Madina ‘Elfiyanti Harahap’ di Desa Gunung Tua Panggorengan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada, Jum’at 04/07/25 sekira pukul 17:00 WIB sore hingga berakhir pada pukul 19:30 WIB malam.

Kemunculan KPK secara tiba-tiba dengan pengawalan ketat dari personel Kepolisian Resort Mandailing Natal (Polres Madina) mengguncang wilayah Bumi Gordang Sambilan yang terkenal dengan sebutan Kota Kipang hanya dalam hitungan beberapa jam saja.

Rumah mewah berpagar besi dihiasi dengan olesan cat berwarna hitam itu seketika ramai didatangi warga yang penasaran dan ingin tahu mengapa ada polisi bersenjata lengkap berbaris siaga tepat didepan gerbang bangunan elit tersebut?, sedangkan masyarakat setempat tahu bahwa penghuninya adalah seorang pejabat Pemkab Madina yang memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di Dinas PUPR Mandailing Natal.

“Ada apa ya pak, mengapa tiba-tiba ramai polisi berjaga-jaga di depan rumah ibu elfi, apakah bu Kadis mau ditangkap pak?”, tanya seorang warga kepada wartawan saat berada dilokasi.

Sejauh ini, belum diketahui apa agenda KPK mendatangi rumah kediaman pribadi Elfiyanti Harahap, namun kedatangan tim penyidik KPK diduga ada kaitannya dengan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara ‘Topan Obaja Putra Ginting alias TOP dan Direktur Utama PT. Dalihan Natolu Grup (DNG) M. Akhirun Efendi Siregar alias KIR pada dugaan tindak pidana korupsi pembangunan dan preservasi jalan di Sumut beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan yang berlangsung lebih kurang 2 jam 30 menit itu sempat menyita perhatian warga dan menghebohkan seluruh penjuru Madina hingga pada pukul 19:30 WIB malam terlihat rombongan KPK keluar dari rumah elfi dengan membawa sejumlah koper diduga berisikan dokumen penting bergerak menuju Kantor PUPR di Komplek Perkantoran Payaloting Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.

Kadis PU ‘Elfiyanti Harahap’ saat dibawa KPK terlihat dengan raut wajah sedih dan pucat serta mata berkaca-kaca tidak mampu menjawab pertanyaan yang dilontarkan para wartawan kecuali hanya mengangkat kedua tangan menyampaikan permohonan maaf, seolah-olah ada sederetan kesalahan yang telah diperbuat sampai-sampai wajahnya pada saat itu menunjukkan rasa penyesalan dan ketakutan.

Ternyata tim penyidik KPK tidak berhenti sampai disitu saja, setelah selesai dari rumah, rombongan pun dikawal polisi menuju Kantor Dinas PUPR Madina untuk melakukan penggeledahan kembali, dan terpantau penggeledahan di Kantor Dinas PU tersebut berakhir pada pukul 23:30 WIB malam dihari yang sama, dan setelah itu seluruh tim KPK meninggalkan lokasi perkantoran dengan membawa sejumlah koper diduga dokumen tambahan.

Sebelumnya, dihari yang sama pula KPK pun melakukan penggeledahan di sebuah rumah mewah dan Kantor milik Direktur Utama PT. Dalihan Natolu Grup (DNG) M. Akhirun Efendi Siregar alias KIR di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara serta mengamankan sejumlah dokumen penting dari hasil penggeledahan yang dilakukan mulai pagi sampai siang harinya.

Terkait penggeledahan di rumah dan kantor Kadis PUPR Madina ‘Elfiyanti Harahap, Juru bicara (Jubir) KPK-RI ‘Budi Prasetyo menjelaskan via whatsapp bahwa tim melakukan penggeledahan ke rumah kadis dan kantor Dinas PUPR Madina adalah bertujuan untuk mencari bukti-bukti yang dibutuhkan oleh penyidik.

“mencari bukti-bukti yang dibutuhkan penyidik, dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait poyek-proyek pembangunan jalan di Sumut,”ujar Budi Prasetyo (05/0725).

Namun ketika ditanya terkait apa keterlibatan kadis PUPR Madina dalam kasus OTT dengan tersangka M. Akhirun Efendi Siregar alias KIR (Dirut PT.DNG), Budi menjawab bahwa KPK masih terus mendalami pihak-pihak yang terkait di dalam perkara tersebut.

“KPK masih terus mendalami dan menelusuri pihak-pihak yang diduga terkait dalam perkara ini,”tandasnya mengakhiri.(MJ)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *