Aceh Tamiang-Tipikorinvestigasinews.id
Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang, menanggapi pemberitaan sebelum nya terkait rumah dinas dari Dinas kesehatan yang terkesan terlantar, (Kadis) Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, angkat bicara setelah turun langsung meninjau rumah tersebut bersama Sekertaris Daerah Aceh Tamiang.(Sekda)
Dari pantauan awak Media
terkait Rumah permanen yang seharusnya ditempati agar terjaga dan tidak menjadi rusak, setelah Sekda kelokasi mengetahui secara detail bersama Kadis Kesehataan, teryata rumah dinas kesehatan tidak terlalu parah, dan di lapangan ada rumah yang notabene nya milik rumah sakit yang memang sudah rusak parah. Selasa (15/07/2025).
Bangunan rumah dinas ini, bantuan negara jerman pada tahun 2008, dengan Anggaran Rp 350.000.000, dikerjakan secara swakelola, dan dihibahkan ke pemerintah daerah kabupaten Aceh Tamiang, untuk dua instansi salah satu nya Dinas Kesehatan.
Dari hasil penelusuran awak media Sekda langsung perintahkan Kadis untuk membersihkan luar dan dalam rumah hari ini juga, agar tidak terlihat terbengkalai, kadis juga sudah berkoordinasi ke pimpinan agar secepat nya di lakukan renovasi mungkin dengan anggaran yang sifatnya mendahului .
Awak Media mengkonfirmasi langsung Kadis Kesehatan diruang kerja nya ia mengatakan
“tadi langsung kita cek kerumah itu dengan Sekda bang, Perintah langsung dari pak Sekda untuk dibersihkan luar dan dalam rumah bang, kesimpulan nya rumah tersebut akan di tutup dahulu , agar tidak dipergunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas pak Kadis
Sambung nya lagi,
“ kita di perintah juga, untuk segera merenovasi rumah tersebut, Dana nya kita dahulukan, mudah mudah dapat di Anggarkan di perubahan nanti, kita sudah bicarakan ke dokter spesialis untuk menempati dan beberapa dokter sudah oke untuk menempati rumah dinas itu bang,”terangnya.
Ditempat yang berbeda awak Media mengkonfirmasi Datok Penghulu Saiful Alam, ia mengatakan,
“secara lisan saya sudah menyampaikan kepada kepala Dinas kesehatan, Agar rumah itu ditempati boleh siapapun. atau jika dibolehkan biar kami Kampung(Desa*red) yang memakai rumah tersebut.jika nanti nya Dinas Mau memakainya kami serahkan kembali tanpa syarat apa pun,”ujarnya
Lebih lanjut Datok mengatakan,” sekarang rumah itu sudah sering disalah gunakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, dan dari info yang didapat rumah tersebut sering digunakan oleh insan berlainan jenis, yang kita tidak tau apa yang mereka lakukan, namun hal seperti ini kan telah menimbulkan image yang kurang baik kepada kampung kami,”terangnya.
(Kaperwil aceh)







____________________________________________
