Pajak Onan Senin Desa Siti Ambia Sepi, Ekonomi Lesu, Pemda Aceh Singkil Tutup Mata

Aceh Singkil, tipikorinvestigasinews.id -Pajak Onan Senin di Desa Siti Ambia, yang dulu menjadi pusat keramaian dan denyut ekonomi rakyat setiap awal pekan, kini tampak seperti pasar hantu. Banyak kios dibiarkan kosong, lapak-lapak tak terisi, dan hanya segelintir pedagang yang bertahan di tengah sepinya pengunjung.

Sejumlah pedagang mengaku omzet mereka anjlok tajam. Penghasilan yang biasanya bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan seminggu, kini tak cukup untuk sekadar menutup modal.

“Dulu bisa bawa pulang uang buat makan keluarga. Sekarang duduk dari pagi sampai siang, yang beli cuma satu dua orang,” keluh seorang pedagang sayur yang tetap membuka lapaknya dengan penuh harap.

Di sisi lain, pengunjung yang biasanya memadati pajak mengaku makin sulit datang karena tekanan ekonomi yang kian berat. Sumber mata pencaharian banyak yang terhenti, pekerjaan serabutan pun makin sulit.

“Kerja sekarang susah, harga barang naik semua. Mau ke pajak pun uangnya dari mana?” ujar seorang ibu rumah tangga dengan nada kecewa.

Merosotnya ekonomi rakyat ini seolah tidak menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Di tengah jeritan pedagang kecil dan penderitaan rakyat kecil, pemerintah justru terlihat tutup mata dan telinga. Tak ada langkah konkret, tak ada sentuhan solusi. Seolah semua ini hanya angin lalu.

Kondisi ini bukan sekadar persoalan pasar sepi. Ini adalah cermin dari lemahnya perhatian pemerintah terhadap denyut kehidupan ekonomi masyarakat bawah. Ketika harga barang pokok terus melonjak dan tak ada kebijakan penyangga ekonomi lokal, maka yang tersisa hanyalah pasar-pasar kosong dan harapan yang kian menghilang.

Kalau pun pemerintah tahu, lalu diam, berarti mereka rela membiarkan rakyatnya tenggelam dalam kesulitan. Dan kalau pun tak tahu, maka lebih parah lagi — berarti mereka benar-benar jauh dari denyut kehidupan rakyat yang katanya harus mereka lindungi.

Pajak sepi, perut lapar, harga naik, rakyat menjerit — tapi pemerintah? Seakan berkata: ‘Bukan urusan kami.’

{syah}

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *