Pidie Jaya -Tipikorinvestigasinews.id Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie Jaya, Faisal, S.Pt., M.Si., bersama Asisten Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Bahrin, S.T., M.T., membuka secara resmi kegiatan Konsultasi Publik pembahasan alternatif, skenario, dan rekomendasi lingkungan hidup dalam rangka penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Pidie Jaya periode 2025–2029, Rabu 13 Agustus 2025
Kegiatan yang berlangsung di gedung sekda kab dihadiri oleh perwakilan kademisi, lingkungan, serta unsur media. Forum ini menjadi ruang dialog terbuka untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang memastikan pembangunan daerah tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan
Pentingnya KLHS dalam RPJM
KLHS merupakan instrumen perencanaan yang diwajibkan oleh Undang-Undang untuk memastikan bahwa kebijakan, rencana, dan program pemerintah telah mempertimbangkan aspek lingkungan hidup sejak tahap awal perumusan. Melalui KLHS, setiap arah pembangunan akan dianalisis dampaknya terhadap lingkungan, sehingga dapat diambil langkah pencegahan atau mitigasi sedini mungkin.
Dengan adanya KLHS dalam RPJM 2025–2029, Pidie Jaya diharapkan mampu mengantisipasi risiko lingkungan yang mungkin timbul akibat pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, maupun pemanfaatan sumber daya alam, sekaligus merancang strategi adaptasi terhadap perubahan iklim dan bencana alam.
Dalam sambutannya, Faisal menegaskan bahwa konsultasi publik ini bukan sekadar forum formalitas, melainkan langkah nyata untuk mengajak semua pihak terlibat dalam proses perencanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Melalui forum ini, kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif. Alternatif skenario dan rekomendasi yang kita susun hari ini akan menjadi pijakan penting dalam RPJM 2025–2029. Kita ingin pembangunan di Pidie Jaya berlangsung secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kelestarian alam dan kualitas lingkungan hidup,” ujarnya.
—
Pesan dari Asisten Pembangunan Sekda
Bahrin dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan.
> “Pembangunan yang kita lakukan bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan agar generasi mendatang juga dapat menikmati sumber daya yang kita miliki sekarang. Partisipasi semua pihak—pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi—adalah kunci keberhasilan penyusunan KLHS ini,” jelasnya
Melalui konsultasi publik ini, diharapkan akan lahir berbagai skenario pembangunan yang realistis, inovatif, dan berwawasan lingkungan. Setiap masukan yang diterima akan menjadi bahan penting untuk merumuskan rekomendasi yang tepat, sehingga dokumen RPJM 2025–2029 benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat sekaligus memenuhi prinsip pembangunan berkelanjutan.
Liputan syarli aceh







____________________________________________
