LUWU, tipikorinvestigasinews.id – Jajaran Polres Luwu kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memfasilitasi mediasi konflik antar kelompok pemuda di Kecamatan Walenrang Timur. Kegiatan berlangsung di Mapolsek Walenrang, Sabtu (25/4/2026).
Mediasi dipimpin Wakapolres Luwu, Kompol Misbahuddin, S.H., dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta perwakilan Desa Seba-seba dan Desa Lamasi Pantai. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari insiden tawuran yang terjadi pada Jumat malam (24/4/2026) di wilayah perbatasan kedua desa.
Dalam kejadian tersebut, dua kelompok pemuda terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan jenis papporo, petasan, serta lemparan batu. Aparat gabungan Polres Luwu bersama BKO Brimob berhasil mengendalikan situasi dan membubarkan massa.
Melalui pendekatan dialogis, mediasi berlangsung kondusif dengan memberikan ruang kepada masing-masing pihak untuk menyampaikan pandangan. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat mengakhiri konflik secara damai.
Kesepakatan tersebut mencakup penghentian seluruh bentuk pertikaian, saling memaafkan, serta komitmen menjaga hubungan harmonis. Mereka juga sepakat tidak mudah terprovokasi dan mendukung penegakan hukum jika terjadi pelanggaran di kemudian hari.
Wakapolres Luwu menyampaikan pesan Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., yang menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diimbau untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan penyelesaian melalui musyawarah dan jalur hukum.
“Polres Luwu akan terus hadir sebagai mediator dan pelindung masyarakat dalam setiap potensi konflik, demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Misbahuddin.
Mediasi yang turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat tersebut berakhir pukul 16.30 WITA dalam keadaan aman dan lancar.
Keberhasilan ini menjadi langkah strategis dalam meredam eskalasi konflik sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat. Diharapkan, hubungan antarwarga kedua desa kembali harmonis serta stabilitas keamanan di Kabupaten Luwu tetap terjaga.
(Rusding investigasi Nasional)







____________________________________________