Aceh Taming’ Ahad 21 Desember, tipikorinvestigasinews.id- Tim Relawan Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur (Benua Etam) telah memasuki hari ketiga kehadiran di daerah ini.
Pada hari ini, mereka turut bergelut membersihkan lumpur di PKM Manyak Payed bersama jajaran TNI, Polri, BPBD, relawan dari provinsi lain, dan komunitas lokal – semuanya bekerja sama untuk memulihkan fasilitas umum dan permukiman pengungsi.
Meskipun beberapa kemajuan tercapai, seperti listrik yang kembali normal dan jalan yang dapat dilalui, tantangan tetap ada. Ketersediaan air bersih dan fasilitas MCK masih sangat terbatas bagi warga Kecamatan Manyak Payed yang terdampak banjir.
Tak hanya pembersihan, bantuan juga diberikan di bidang kesehatan dan pangan. Tim Kesehatan Kaltim melayani 53 warga, mulai dari anak di bawah 5 tahun hingga lansia di atas 60 tahun.
Sementara itu, dapur umum yang dikelola Dinas Sosial menghasilkan sekitar 6.000 nasi bungkus setiap hari untuk tiga kali makan.
Tim Relawan Kaltim terus bekerja memberikan bantuan logistik, dapur umum, dan pelayanan kesehatan bagi korban banjir,” ungkap Ketua Tim Sugeng Riyanto.
Di sisi lain, warga Desa Perdamaian Kecamatan Kuala Simpang, Teuku Syamsudin, mengungkap kebutuhan spesifik: “Kita butuh baju sekolah, sarung, mukena, dan sajadah untuk masjid. Kondisi desa kita hancur, meskipun sekitaran kota masih terlihat baik.
{Syamsul}







____________________________________________
