Banyuasin,tipikorinvestigasinews.id – Akibat angin kencang dan hujan deras, dua rumah warga di Dusun 3, RT 9, Desa Saleh Mukti, Kecamatan Air Salek, Sumatera Selatan, tertimpa pohon tumbang pada Rabu sore 4 Maret 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, dan meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
Salah satu rumah yang terkena dampak cukup parah adalah milik Dedek Suganda (29) dan istrinya, Rina Sari (26). Bagian kanan rumah mereka hancur akibat tertimpa pohon besar yang tumbang. Sementara itu, rumah milik Iim (83), yang berada di sebelahnya, hanya mengalami kerusakan pada bagian teras.

Rina Sari, yang saat itu berada di dalam rumah bersama anaknya, menceritakan detik-detik kejadian. “Kejadian itu sekitar jam empat setengah sore. Aku lagi di dalem rumah pas angin kenceng, jadi aku bawa anakku masuk. Idak lamo tuh, pohon menimpo rumah. Aku buru-buru keluar sambil bawa anak aku, meninggalkan rumah. Suami aku lagi kerjo di sawah, jadi dia tidak ado di rumah,” ujarnya.
Berkat kesigapan warga dan Ketua RT setempat, pohon yang menimpa rumah tersebut berhasil dievakuasi dengan menggunakan mesin pemotong kayu, meskipun proses evakuasi berlangsung hingga malam hari.
Ketua RT 9, Ujang, berharap agar rumah-rumah yang terdampak musibah ini bisa segera diperbaiki dan bisa kembali dihuni oleh pemiliknya. Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan bantuan sukarela. “Saya berharap rumah yang rusak biso segera dibangun lagi. Bantuan sukarela sekecil apopun akan sangat membantu, karena musibah ini datang secaro tiba-tiba bukan direncanakan,” ujar Ujang.
Dedek Suganda, pemilik rumah yang rusak parah, mengatakan bahwa rumah yang ditempatinya bersama keluarga baru saja selesai dibangun dan belum genap dua bulan. Dengan wajah penuh keprihatinan, ia menyampaikan, “Kami baru baeh nunggu rumah ini mang. Belum sampe duo bulan yang lalu selesai dibangun dan bayaran baru beh lunas. Harapan kami semoga baeh ado bantuan dari pihak mano baeh supayo rumah kami biso dibeneri.” ucap nya.
Meskipun awak media telah berusaha menghubungi Kepala Dusun 3 Saleh Mukti untuk meminta tanggapan, hingga berita ini diturunkan, belum ada respons melalui pesan WhatsApp ataupun telepon. Kontak dengan Kepala Desa juga tidak berhasil tersambung.
Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja, serta perlunya solidaritas dari masyarakat untuk saling membantu dalam situasi darurat.
Pewarta: Rosidi
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________