Kepahiang-Bengkulu,tipikorinvestigasinews.id -Di duga Desa Tangsi duren, kecamatan kabawetan, kabupaten Kepahiang, provinsi Bengkulu.Senin, 25/08/2025.
Masyarakat desa tangsi duren yang enggan disebut namanya, membeberkan tentang permasalahan ketahanan pangan yang berjumlah 5 (lima) ekor sapi, di desa tangsi duren tidak ada kejelasan dari pihak pemerintah desa saat ini.

Hal tersebut di duga aset dari pada program ketahanan pangan desa yang bersumber dari dana desa, dan dikelola oleh perangkat aktif desa setempat.
Menurut informasi dari warga desa yang enggan disebut namanya , bahwa sapi yang merupakan program ketahanan pangan tersebut telah dijual, dalam nilai yang berjumlah 16 (Juta)rupiah,dan 4 (empat) Ekor sapi lainnya tidak diketahui nilai jual nya,,, karena sapi terbagi perorangan”Jelasnya.
Warga yang enggan di sebut namanya, saat ini keluhkan permasalahan tersebut di duga adanya ketidak transparan dari pemerintah desa,
Dan diketahui sampai saat ini, tidak ada berita acara dalam pengelolaan ketahanan pangan atau kejelasannya”
Apakah di kembangkan atau pun di hilangkan”ujarnya.
Di duga program ketahanan pangan tersebut di gunakan demi kepentingan pribadi, kepala desa (Komari) dan perangkat aktif desa setempat, harus bertanggung jawab atas permasalah tersebut.
Warga meminta agar pemdes desa transfaran terhadap warga dalam pengelolaan yang berkaitan dengan dana anggaran desa, tutupnya.
penulis ~feby
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________