Dompu Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan Nasional


Dompu, (NTB) tipikorinvestigasinews.id,- Sebagai salah satu daerah penyumbang pasokan pangan nasional, Kabupaten Dompu, optimis akan berhasil menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo, dalam bidang ketahanan pangan. Hal ini bukanlah sesuatu yang baru, karena Dompu telah bertahun-tahun menjadi lumbung pangan nasional untuk komoditas padi.

Apalagi saat panen raya setiap tahun, produksi gabah Kabupaten Dompu, terus mengalami surplus. Terakhir, produksi komoditi padi Kabupaten Dompu, mengalami surplus mencapai 43 persen.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Syahrul Ramadhan mengatakan, selain padi, sejak tahun 2010, Kabupaten Dompu, mulai mengembangkan komoditi jagung. Komoditi ini, bahkan menempatkan Kabupaten Dompu pada urutan kedua, setelah Provinsi Gorontalo.

“Hingga saat ini, areal tanam dua komoditi itu, terus mengalami peningkatan, ditambah lagi, ada jaminan pasar serta intervensi TNI Polri, dalam pengembangan dua komoditi ini, dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan nasional,” katanya, Kamis (10/4/2025).

Ini menandakan animo petani di Kabupaten Dompu, dalam upaya mengembangkan dua komoditi ini, terus mengalami peningkatan. Syahrul Ramadhan berharap, selain andilnya TNI dan Polri, dalam pengembangan dua komoditas penyumbang ketahanan pangan nasional ini, juga dapat membantu mempertahankan harga di tingkat petani.

Anjloknya harga dua komoditas ini akibat permainan nakal tengkulak, membuat target luasan tanaman dua komoditas ini, sempat turun.

Sementara itu, luas tanam untuk komoditi padi mencapai 20.387 hektar atau tercapai seluas 57,10 persen dari target 35.707 hektar.

Untuk komoditi jagung, sudah mencapai 75,05 persen atau mencapai 51.651 hektar dari target mencapai 68.820 hektar. Sementara total produksi pada panen raya komoditi padi, mencapai 99.896,3 ton, dengan asumsi 4,9 ton per hektar.

Sementara untuk komoditi jagung, akan dapat produksi mencapai 408.042,9 ton, dengan asumsi 7,9 ton per hektar. Dengan melihat hasil produksi padi ini, diprediski perputaran uang hasil dua komoditi ini, mencapai Rp1,7 trilyun.

(Jesi)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *