Sumenep, tipikorinvestigasinews.id – Pendidikan merupakan salah satu sektor vital dalam pembangunan daerah, terlebih di wilayah kepulauan yang akses dan fasilitasnya masih sangat terbatas. Namun, ironisnya, masih ditemukan adanya dugaan manipulasi informasi terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah. Kasus terbaru muncul di SMP Negeri 2 Sapeken, di mana kepala sekolah diduga berbohong mengenai perbaikan kaca jendela ruang kelas.
Empat bulan yang lalu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sapeken menyampaikan kepada publik bahwa perbaikan fasilitas sekolah, khususnya kaca jendela, sudah dilakukan.
Saat dilakukan pengecekan langsung oleh Johari, seorang pengamat percepatan pembangunan kepulauan, ditemukan fakta bahwa kondisi kaca jendela sekolah tidak mengalami perbaikan sebagaimana yang diklaim.
Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan siswa serta mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.
Johari menilai keterangan yang disampaikan kepala sekolah sangat merugikan dunia pendidikan.
“Pernyataan kepala sekolah jelas bertentangan dengan realita. Sampai hari ini tidak ada perbaikan yang dilakukan, dan hal ini mencerminkan lemahnya tanggung jawab pihak sekolah,” tegasnya.
Johari juga menekankan bahwa praktik manipulasi informasi seperti ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan, sekaligus menambah beban bagi siswa di wilayah kepulauan yang sudah cukup tertinggal dalam hal fasilitas.
Hingga laporan ini disusun, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sapeken belum memberikan klarifikasi resmi terkait pernyataan yang pernah disampaikan empat bulan lalu.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep diminta segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sapeken.
Perlu adanya tindakan tegas agar kasus serupa tidak terulang di lembaga pendidikan lain.
Pemerintah daerah diharapkan lebih memperhatikan sarana prasarana sekolah di wilayah kepulauan, demi menjamin keselamatan serta kualitas pendidikan anak-anak.
Kasus dugaan kebohongan publik oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sapeken terkait perbaikan fasilitas sekolah menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan di kepulauan. Transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab mutlak diperlukan untuk menjaga integritas lembaga pendidikan.(MS)
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________