Dugaan Menghamburkan – Hamburkan Dana Desa, Sarana Wisata Desa Palempang – Kelekar Terbengkalai

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

MUARA ENIM SUMSEL, tipikorinvestigasinews.id – Pembangunan sarana tanpa melakukan perencanaan dan kajian yang matang bisa jadi menyebabkan pembangunan sarana yang mubazir.

Apalagi pembangunan tersebut menggunakan Uang Negara, sama saja halnya menghambur – hamburkan Uang Negara.

Lantas kejadian seperti itu, apa konsekuensinya dan pertanggungjawabannya terhadap negara?

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan seorang warga Desa Palempang Kecamatan Sungai Rotan terkait dugaan terbengkalainya pembangunan Dana Desa sarana tempat wisata di Desa Palempang Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2023.

Menurut dia, pembangunan sarana wisata Desa Palempang yang disinyalir terbengkalai merupakan perbuatan yang menghambur – hamburkan Uang Dana Desa.

Padahal, kata dia, pembangunan Dana Desa Ratusan Juta tersebut kalau dilaksanakan dengan kajian yang matang tentu tidak akan terjadi.

Mana pula, lanjut dia, masih banyak di Desa Palempang yang membutuhkan pembangunan daripada membangun tempat wisata yang terbengkai.

” Begitulah jadinya kalau membangun tanpa menggunakan kajian yang matang, jadinya mubazir dan terkesan menghambur – hanburkan Uang Negara saja,” ungkap pria yang minta namanya diinisialkan DD ini.

Dituturkannya, seharusnya perencanaan membangun tempat wisata di desa Palempang harus dikaji dulu secara matang, jangan di kira – kira saja, apalagi dana membangun sarana tempat wisata dimaksud menggunakan Uang Negara Dana Desa ratusan juta.

Karena, jelas dia, Desa Palempang itu lokasinya bukan di jalan lintas, mungkin juga kurang sosialisasi lagi sehingga angan – angan tempat wisata Desa Palempang banyak dikunjungi warga, bisa menjadi pendapatan desa, namun fakta yang terjadi berbanding terbalik , tempat wisata Desa Palempang sudah menjadi tempat wisata yang terbengkalai. Dan itu sepertinya ada unsur kesengajaan, hanya sekedar ingin membuat proyek pengalokasian Dana Desa.

” Pembangunan tempat tujuan wisata Desa Palempang yang sudah menggunakan Dana Desa Ratusan Juta Rupiah, diduga hanya sekedar proyek, cuma berdasarkan angan – angan belaka, fakta yang terjadi zonk,” Uang Dana Desa Ratusan Juta Rupiah Menguap atau seperti lenyap jatuh ke laut,” tutur DD.

Dalam hal ini, dirinya sebagai warga minta kepada Pihak Inspektorat Kabupaten Muara Enim dan juga Kejaksaan Negeri Muara Enim untuk mengkroscek langsung ke lokasi, audit Dana Desa Palempang Kecamatan Kelekar, minta pertanggungjawaban dan konsekuensi Oknum Kepala Desa Palempang atas mubazirnya Uang Dana Desa untuk membangun tempat wisata Desa Palenpang.

” Kami berharap pihak inspektorat Kabupaten Muara Enim dan pihak Kejaksaan Negeri Muara Enim bisa mengaudit pembangunan tempat wisata Desa Palenpang yang mubazir itu, tolong datang langsung ke lokasi, karena sinyal kuat ada unsur kesengajaan,” pungkasnya.

Sementara itu, terkait permasalahan ini, media ini belum mengkonfirmasi Kepala Desa Palempang Kecamatan Kelekar belum bisa di konfirmasi. “(Ria Susita)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *