Gubernur Baru, Cibiran Lama: Kritik Tanpa Etika di Tengah Masa Transisi

Oleh: Risal Abd Rahman – Tokoh Masyarakat Pemuda Bobanehena

Gubernur Maluku Utara yang baru saja dilantik bahkan belum genap 100 hari kerja. Dalam waktu yang begitu singkat, ia telah dihadapkan pada tantangan besar: menjalankan roda pemerintahan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Kebijakan ini menuntut kecermatan, kesabaran, dan strategi agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan rakyat.

Namun ironisnya, belum juga langkah awal dituntaskan, gelombang cibiran dan kritik negatif sudah datang bertubi-tubi. Kritik yang, sayangnya, tak semuanya dilandasi niat membangun. Sebagian besar justru datang dari kelompok-kelompok yang mengatasnamakan partai, organisasi, atau lembaga, namun sejatinya berbicara atas nama kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Pertanyaannya: apa motif sesungguhnya di balik cibiran tersebut? Apakah benar demi rakyat? Ataukah karena ruang dan akses kekuasaan yang selama ini dinikmati, kini mulai tertutup?

Kritik adalah bagian penting dari demokrasi. Tapi kritik yang jujur dan sehat tidak lahir dari dendam politik, tidak dibalut kebencian, dan tidak dibumbui ambisi tersembunyi. Jika kritik lahir dari hasrat untuk menjatuhkan, bukan untuk memperbaiki, maka itu bukan kritik—itu fitnah yang dikemas dalam baju intelektual.

Kita harus objektif. Memberi ruang kepada pemimpin baru untuk bekerja adalah bagian dari sikap demokratis yang dewasa. Jangan buru-buru menghakimi proses yang bahkan belum selesai disusun. Apalagi jika kritik itu hanya demi menggiring opini publik agar kehilangan kepercayaan sejak awal.

Masyarakat Maluku Utara hari ini membutuhkan solusi, bukan drama. Butuh kolaborasi, bukan perpecahan. Saatnya kita mengawal kinerja gubernur dengan sikap adil, bukan penuh syak wasangka. Jika ada kekurangan, sampaikan dengan cara yang terhormat. Tapi jika tak sanggup menahan kepentingan pribadi, maka lebih baik diam daripada memperkeruh suasana dengan kritik palsu yang berbungkus kepura-puraan.

 

R.Halil

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *