Nias Selatan, tipikorinvestigasinews.id. 30/9/2025, Sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 3 satu atap Aramo yang Berlokasi di desa Hili totao kecamatan Aramo sangat membutuhkan gedung sekolah.
Hal ini diungkapkan kepala sekolah SMp Negeri 3 satu atap Aramo,MASTYARNI DAKHI S.SI didampingi para tenaga pelajar menyampaikan sekolah ini semenjak berdiri tahun 2007 sekolah SMP negeri 3 atap Aramo tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Nias Selatan.
” Kami memohon kepada bapak bupati Nias Selatan SOKHIATULO LAIA dan bapak wabu Ir. YUSUF NAKHE, ST., MM agar membangun ruangan kelas baru (RKB) dan toilet di sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 3 satu atap Aramo.
Harapan kepsek dengan wajah sedih kepada wartawan Tipikor Investigasi news.id selasa 30/9/2025.
Tidak hanya gedung baru, kami juga mengharapkan mobiler sekolah, dan juga Toilet. Kemarin mantan kepala sekolah telah membangun toilet, tetapi hingga saat ini belum difungsikan.
Lanjut ia mengungkapkan bahwa ruangan itu tidak layak difungsikan mengingat tidak ada ruangan kelas lain, maka terpaksa difungsikan.
” Di tahu 2007 ada lima ruangan kelas, dua ruangan kelas itu bangunan swadaya masyarakat setempat yang terbuat dari kayu dengan beralaskan tanah.
Sementara itu, tiga ruangan kelas beton dan lagi pula sudah rusak parah. Kadang kalu hujan siswa-siswi tidak bisa belajar dikarenakan atapnya bocor”,tindasnya.
Lebih lanjut kepala sekolah menuturkan bahwa audah sejak, hingga menjabat PLT kepala sekolah SMP negeri 3 satu atap Aramo ditahun 2025 ini tidak pernah tersentuh yang namanya pembangunan maupun rehabilitasi. kadangkala kami bertanya-tanya apa kendalanya.
” Jadi, saya tidak tau sebelumnya mengapa dan apa penyebab sekolah kami tidak tersentuh bantuan, baik itu sarana dan prasarana maupun bangunan.
Kasek SMP negeri 3 satu atap Aramo mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai PLT kepala sekolah, pihak Dinas Pendidikan kabupaten Nias Selatan belum pernah monitoring atau berkunjung di sekolah SMP Negeri 3 satu atap Aramo.
Untuk diketahui SMP Negeri 3 satu atap Aramo memiliki siswa berjumlah 128 orang dan guru berjumlah 17 orang. Guru PNS 6 orang dan 5 pppk, sementara sisanya honorer.
Sementara itu, sonahati ndruru siswa kelas 8b mengatakan bahwa gedung sekolah SMP Negeri 3 satu atap Aramo ini tidak nyaman belajar kerena banyak nyamuk dan saat hujan gedungnya bocor atau air masuk dikelas.
“Semoga SMP Negeri 3 satu atap Aramo cepat dibangun” Harapan dengan wajah sedih.
(faozatulobuulolo).







____________________________________________
