Kerjasama Sat Reskrim Polres Taput Dan Polsek Siborongborong Berhasil Ringkus 4 Pelaku Pencurian Ternak Kerbau.

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

TAPANULIUTARA-Tipikorinvestigasinews.id- Satuan reserse kriminal ( reskrim) dan polsek Siborongborong polres Tapanuli Utara, berhasil meringkus 4 pelaku pencurian ternak 2 ekor kerbau dari tempat berbeda-beda.

Ke 4 pelaku pencuri kerbau tersebut yaitu Ip, ( 30 ), warga dusun Urat Nihuta, Desa Hutabulu, kecamatan Siborongborong, Taput, FS Simanjuntak, (43), warga Urat Nihuta Desa hutabulu, kecamatan Siborongborong, Taput, Tambang R.Siahaan ( 43), warga desa Pohan Tonga, kecamatan Siborong, Taput dan ID.Siringoringo ( 57 ), warga Desa Sipinggan, kecamatan Nainggolan, kabupaten Samosir.

Penangkapan itu di benarkan oleh Kapolres AKBP Ernis Sitinjak, S.I.K, S.H melalui kasi humas Aiptu W. Baringbing.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan tim gabungan sat reskrim dan polsek Siborongborong mengungkap para pelaku pencurian kerbau ini, atas laporan pemilik kerbau yaitu Hariyadi Simanjuntak dan Nangkok Tampubolon di polsek Siborongborong pada Sabtu, 2 mei 2025.

Dalam laporan itu, kedua orang korban melaporkan bahwa mereka kehilangan kerbau masing-masing 1 ekor yang diikat di perladangan Urat Nihuta, desa Hutabulu kamis, 1 Mei 2025.

Mereka mengetahui kehilangan kerbau yaitu esok harinya pada jumat ( 2/5/2025) pagi sekira 08.00 wib pagi, ketika mereka hendak memindahkan kerbau tersebut. Setelah tiba di tempat tiba- tiba kedua korban pun heran kerbaunya sudah hilang. Kemudian mereka melaporkan kejadian itu ke polsek Siborongborong.

Selanjutnya polsek Siborongborong dan sat reskrim polres pun melakukan penyelidikan. Satu minggu di selidiki petunjuk dan alat bukti pun minim di temukan oleh penyidik.

Hari ke 12 setelah penyelidikan, ada informasi di dapat oleh polisi dari salah seorang saksi pemilik warung yang bernama M.H. Saksi menjelaskan, pada hari kamis, 1 mei 2025 sekira pukul 01.00 wib dini hari, salah seorang tersangka yaitu FS datang membeli kopi ke warungnya saat hendak mau tutup.

Lalu saksi pun membungkus 2 gelas kopi di dalam plastik dan selanjutnya tersangka pergi. Mendengar informasi tersebut polisi mengembangkan keterangan saksi pemilik warung serta menyisir ulang TKP tempat hilangnya kerbau.

Setelah keterangan tersebut di akui saksi, di TKP petugas pun menemukan bungkusan plastik tempat kopi tersebut. Selanjutnya pada hari kamis, 15 mei 2025 polisi pun menjemput tersangka FS. Simanjuntak dan di periksa.

Lima jam diperiksa, Freddi pun sempat mengelak namun akhirnya mengakui bahwa merekalah yang mencuri kerbau tersebut.

Dalam keterangannya, FS  mengakui bahwa mereka bertiga bersama-sama dengan tersangka Ip dan TR.Siahaan yang mencuri kerbau tetsebut. Selanjutnya kerbau itu di jual kepada salah seorang ASN di kabupaten Samosir yang bernama ID.Siringoringo.

Setelah mendapat keterangan tersebut lalu polisi pun menangkap Ip dan TR Siahaan hari itu dari kediamanya masing-masing.

Setelah diperiksa keduanya mengakui perbuatan. Mereka bertiga secara bersama mencuri kerbau tersebut dan menjualnya ke ID. Siringoringo seharga Rp 22.000.000 ( Dua puluh dua juta rupiah) dan uangnya sudah di terima dan sudah di bagi – bagi.

Pada tanggal 28 mei 2025, ID.Siringoringo pun di tangkap dari rumahnya di desa Sipinggan kecamatan Nainggolan Samosir. Saat di interogasi di rumahnya, ID.Siringoringo pun mengakui membeli kerbau tersebut dan diangkut dengan mobilnya. Namun kerbau tersebut sudah sempat di jual 1 ekor ke Balige Kabupaten Toba dan 1 ekor lagi masih di peliharanya.

Lalu petugas pun membawa ID Siringoringo bersama mobil colt diesel pengangkut kerbau tersebut serta 1 ekor kerbau ke polsek Siborongborong untuk pemeriksaan dan pengamanan barang bukti.

Lalu kerbau yang sempat di jualnya ke Balige pun di jemput petugas dan masih hidup karena di pelihara pembelinya untuk barang bukti.

Saat ini 4 pelaku yang terlibat dalam pencurian dan pembeli barang curian tersebut sudah di tahan di polsek

 

( Krista.P )

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *