SIDRAP—Tipikorinvestigasinews.id—Ketua LSM Triga Nusantara Indonesia TNI DPD Sulawesi Selatan,”SADIKIN” mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Sidrap, khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten Sidrap, untuk segera mengambil tindakan tegas terkait dugaan intimidasi terhadap aktivis serta penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan par kokir di Pasar Lawawoi.
Dari hasil investigasi dan pantauan sumber yang diterima awak media, pada Minggu 16/02/2025 sekitar pukul 10.00 WITA.
Ketika Ketua LSM Triga Nusantara DPD Sidrap, Ashadi, tengah mengantar istrinya ke Pasar Lawawoi,Saat itu, seorang juru parkir mengadu bahwa dirinya telah diberhentikan sepihak dari pekerjaannya dan tidak diperbolehkan lagi bekerja seperti biasa.
Ia mengungkapkan bahwa seluruh juru parkir lama telah digantikan oleh petugas baru yang dikabarkan merupakan bagian dari Time Sukses Bupati terpilih.
Dalam kejadian tersebut, Ketua IWANI DPK Sidrap, “Viena Silka Nawara” yang juga merupakan Penugurus LSM Triga Nusantara mendengar pengaduan tersebut. Viena bersama Ashadi kemudian berinisiatif menemui pihak terkait guna mencari solusi bagi para juru parkir yang terdampak. Percakapan awal berlangsung kondusif, hingga mereka bertemu dengan seseorang yang diketahui sebagai pengelola Pasar Lawawoi.
Saat itu, Ketua IWANI secara pribadi meminta agar juru parkir yang diberhentikan tetap diberikan kesempatan bekerja dengan pertimbangan kemanusiaan. Pihak pengelola pasar berjanji akan menyampaikan permohonan tersebut kepada Koordinator parkir berinisial “L.”
Namun, situasi berubah drastis ketika “L” tiba-tiba muncul dengan sikap agresif dan emosional, Ia menolak permintaan tersebut dengan tegas dan melakukan intimidasi terhadap Ashadi serta Viena.
” L” bahkan secara terbuka menyatakan tidak takut kepada lembaga mana pun dan mengancam akan menggunakan kekerasan, serta menandai wajah Ketua LSM Triga Nusantara tersebut.
Ketegangan tidak berakhir di tempat kejadian. Pada malam harinya, sekitar pukul 20.00 WITA, ketika Ketua Triga Nusantara dan beberapa pimpinan lembaga lainnya tengah menggelar konferensi Pers.
” L” kembali mendatangi mereka dengan membawa parang yang diikat di pinggangnya. Situasi semakin mencekam, namun akhirnya dapat dikendalikan tanpa adanya insiden lebih lanjut.
Mengingat seriusnya ancaman dan intimidasi yang terjadi, Ketua LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Sulawesi Selatan, “Sadikin” meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap, khususnya Dinas Perhubungan, untuk segera mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan ini.
Pihaknya juga menegaskan akan membawa permasalahan ini ke tingkat lebih tinggi, termasuk ke DPRD Kabupaten Sidrap, guna mengungkap dugaan keterlibatan beberapa oknum yang tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan parkiran serta memastikan keamanan para aktivis dan Masyarakat yang berjuang untuk keadilan.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat adanya dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan intimidasi terhadap aktivis yang memperjuangkan hak rakyat kecil. Kami berharap Pemerintah Daerah segera turun tangan dan memberikan solusi yang adil serta melindungi keselamatan semua pihak yang terlibat,” tegas Ketua LSM Triga Nusantara Sulsel, Sadikin.
Sementara itu, Ketua IWANI DPK Sidrap, Viena Silka Nawara, menyampaikan kepada awak Media bahwa ini merupakan kali kedua terjadi kasus yang berbeda namun tetap mengatasnamakan orang-orang dekat Bupati terpilih.
“Ini untuk kesekian kalinya dengan dua kasus berbeda yang mengatasnamakan orangnya Bupati terpilih. Kami dari aktivis tidak ada masalah, tetapi jangan korbankan Masyarakat miskin. Carikan solusinya, bukan malah main ganti tanpa mempertimbangkan rakyat kecil. Aksi premanisme ini tidak akan kami biarkan, kami akan hadapi sesuai jalur hukum yang ada,” ujar Viena.
LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Sulawesi Selatan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas dan meminta agar aparat penegak hukum turut berperan aktif dalam memastikan keadilan bagi masyarakat kecil yang terdampak kebijakan pengelolaan parkir di Pasar Lawawoi.
Sumber :LSM.triga nusantara indonesia
( Tim’red )





____________________________________________
