Mamasa, Sulawesi Barat ,tipikorinvestigasinews.id – Ketua DPD Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN RI) Kabupaten Mamasa kembali menyoroti proyek pembangunan ruang kelas baru SDK Negeri di Desa Minanga, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Pembangunan ruang kelas baru yang dikerjakan sejak akhir September 2024 tersebut hingga kini belum menunjukkan progres signifikan. Proyek ini juga disorot karena adanya dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Ketua DPD APKAN RI Kabupaten Mamasa menyampaikan keprihatinan mendalam atas lambannya pembangunan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, yang semestinya menopang pendidikan anak-anak di wilayah terpencil tersebut.
Berdasarkan papan proyek, kontrak dimulai pada 27 September 2024 dan berlokasi di SD Negeri K Minanga, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa. Hingga April 2025, bangunan masih dalam kondisi belum selesai.

Selain keterlambatan, proyek ini diduga tidak memenuhi standar kualitas, dengan penggunaan material bangunan yang tak sesuai rekomendasi. Hal ini dinilai berpotensi merugikan negara dan mengancam keselamatan pengguna bangunan di masa depan.
Dengan nilai kontrak sebesar Rp 408.357.666 yang bersumber dari APBD Kabupaten Mamasa (DAU) tahun anggaran 2024, APKAN RI meminta agar dinas terkait segera melakukan evaluasi dan audit teknis. Jika ditemukan pelanggaran, penegakan hukum harus dilakukan untuk memberi efek jera dan menjaga kredibilitas penggunaan anggaran negara.
Pewarta: media tipikor kaperwil sul-bar Ansar.







____________________________________________
