Manado (SULUT), tipikorinvestigasinews.id – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Sulawesi Utara, Ferdinand Lumenta, memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara atas keberanian dan ketegasannya merespons berbagai tuntutan buruh. Di tengah keluhan panjang soal lemahnya pengawasan ketenagakerjaan, gubernur justru bergerak cepat dengan sejumlah langkah strategis. Jumat (12/09/2025).

Ferdinand menilai, dialog langsung antara gubernur dan serikat buruh menghasilkan keputusan penting yang langsung diakomodir. Beberapa di antaranya adalah pembentukan Satgas PHK, penguatan LKS Tripartite, serta penguatan Deks Ketenagakerjaan Polda Sulut dan pembentukan Deks di seluruh Polres kabupaten/kota.
Langkah tersebut langsung ditindaklanjuti dengan launching resmi Deks Ketenagakerjaan pada Kamis, 11 September 2025, di Mapolda Sulut, yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Polres se-Sulawesi Utara. Ferdinand menyebut, kehadiran Deks di setiap daerah akan memastikan buruh lebih terlindungi secara hukum dan mempercepat penyelesaian kasus hingga ke wilayah kepulauan.
“Ini bukti nyata gubernur berpihak pada buruh. Dengan adanya Deks di setiap Polres, penyelesaian kasus bisa cepat, tidak berlarut-larut lagi. Buruh kini punya harapan baru bahwa haknya benar-benar dilindungi,” tegas Ferdinand.
Meski demikian, Ferdinand menyoroti bahwa Dinas Tenaga Kerja Sulut tidak boleh tinggal diam. Ia menilai, selama ini pengawasan lemah, penyelesaian kasus lambat, dan banyak buruh yang dirugikan.
“Disnaker harus segera berbenah. Jangan hanya jadi penonton. Kalau tidak berubah, Disnaker justru akan menjadi penghambat dari langkah cepat gubernur,” pungkasnya.
(DoKaLo/IN)







____________________________________________
