KEUTAMAAN AKAL DAN IMAN DALAM PERADABAN ISLAM MENURUT KETUA UMUM PD PRIMA DMI MUBA, SIMAK!

Musi Bayuasin (muba),tipikorinvestigasinews.id
Pada zaman modern ini, banyak orang mengagungkan akal Padahal untuk menciptakan suatu peradaban tidak hanya  dibutuhkan akal semata. Melaikan harus menggabungkan antara maaf akal untuk berfikir dan iman untuk menahan segala hawa nafsu yang merusak manusia.(2/oktobor/2025)

Ketua umum PD PRIMA DMI MUBA Halendra, S.IP., CDAI., Menyikapi fanomena yang terjadi di tengah-tengah masyarakat islam ini. Menurutnya akal yang digunakan untuk bepikir itu harus terkoneksi baik dengan iman. Jika koneksi akal dan iman ini selaras pada jiwa manusia, terciptalah peradaban islam yang baik.

*A. Akal dalam Pandangan Islam*

Halendra, S.IP., CDAI. sebagai ketua umum PD PRIMA DMI MUBA, mengajak para pemuda-pemuda di Muba khususnya islam  mari sama-sama berpikir dengan akal sehatnya untuk membesarkan ormas islam ini.

Mengutip dari https://uin-malang.ac.id bahwa  menurut Imam Ghazali, akal merupakan karunia Allah yang luar biasa. Meskipun akal memiliki keterbatasan, akan tetapi akal meruapakan sumber ma’rifat(pengetahuan).

Sesungguhnya dengan akal maka manusia itu bisa hidup lebih baik dan bermartabat. Sebaliknya  orang yang tidak mau menggunakan akalnya, maka orang ituakan bodoh dan terbelakang. Orang seperti itu adalah orang yang telah berbuat sia-sia atas karunia Allah yang sangat agung dan bermanfaat itu.

Dalam bukunya seorang cendikiwan muslim Indonesia Nurcholish Madjid. “Kaki Langit Peradaban Islam”, menulis dengan mengutip hadits dari al-Muhasibi bahwa “Manusia meningkat derajatnya dan memperoleh kedekatan dengan Tuhannya Yang Maha Mulia dan Maha Agung setingkat dengan akalnya. Sedangkan menurut filsuf yunani Aristoteles bahwa akal adalah kemampuan manusia untuk berpikir dan merenung.

*B. Pemuda Harus Beriman*

Sesungguhnya menurut Halendra, S.IP., CDAI. sebagai ketua umum PD PRIMA DMI MUBA, seorang pemuda itu harus beriman secara baik. Apalagi pemuda itu menganut agama islam. Pemuda itu harus mengamalkan rukun iman yang itu dalam hidupnya. Jika ke-6 rukun iman itu dijalankan dalam hidupnya, maka ia akan bahagia dan sukses di dunia dan akhirat.

Mengutip dari https://nu.or.id menurut Al-Jurjani( wafat pada 816 H) dalam At-Takrifat, secara bahasa, iman adalah membenarkan dalam hati.  Dari kutipan itu dapat ditafsirkan bahwa seorang pemuda pada zaman modern itu hendaknya membenarkan dalam hati rukun iman yang enam itu dalam kehidupannya.

Banyak zaman sekarang pemuda putus asa karena imannya terkikis. Putus cinta tapi karena imannya tak kuat, akhirnya bunuh diri. Para pemuda karena imannya tak kuat dan tak diamalkan dalam hidup banyak yang terjerumus dalam pergaulan bebas, akhirnya masa depannya yang baik tidak dapat diraih.

Terakhir, perlunya zaman modern ini para pemuda Indonesia, khususnya di Musi Banyuasin pentingnya menjaga akal sehatnya dan membenarkan dengan hati imannya. Tidak hanya itu, tapi mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Maka jika ini dijalankan maka hidup seorang pemuda itu akan happy/bahagia sepanjang massa.

Sebagai ketua umum PD PRIMA DMI MUBA Halendra, S.IP., CDAI. mengajak para pemuda-pemuda Muba yang senang, punya jiwa organisasi, mari bergabung dengan PD PRIMA DMI. Karena PRIMA DMI MUBA menginginkan lahirnya pemimpin-pemimpin hebat menjadi Bupati, DPRD di Muba itu dari masjid.

irsan jesi ( kabiro muba )

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *