Dumai, http://tipikorinvestigasinews.id – Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Dumai terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai wadah ekonomi bagi para pekerja, tetapi juga sebagai organisasi yang peduli terhadap kesejahteraan sosial anggotanya. Memasuki rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12, koperasi meluncurkan dua program unggulan di bidang kesehatan dan pendidikan, yakni pengoperasian ambulans gratis serta penyaluran beasiswa bagi putra-putri pekerja TKBM.
Program tersebut mengusung tema “TKBM Sehat, Cerdas, dan Sejahtera”, sebagai bentuk komitmen koperasi dalam meningkatkan kualitas hidup anggota beserta keluarganya.
Program pertama diwujudkan melalui peresmian dan pengoperasian perdana mobil ambulans gratis yang dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026, di halaman Sekretariat Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai.
Kegiatan itu dihadiri Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai Agus S. Alam, jajaran pengurus, perwakilan anggota TKBM, serta Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai, Captain Diaz.
Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci kendaraan secara simbolis oleh Ketua Koperasi kepada tim operasional ambulans.
Ambulans tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang penanganan darurat, seperti tandu pasien, tabung oksigen portabel, perlengkapan medis dasar, alat evakuasi, hingga sistem komunikasi dua arah yang terhubung dengan RSUD Dumai dan Klinik Pelabuhan.
Layanan ambulans diberikan secara gratis bagi anggota aktif Koperasi TKBM beserta keluarga inti, pekerja TKBM di kawasan Pelabuhan Dumai, serta masyarakat yang berada di wilayah ring 1 pelabuhan dalam kondisi darurat.
Operasionalnya didukung relawan medis TKBM yang bersiaga selama 24 jam.
Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai, Agus S. Alam, mengatakan kehadiran ambulans merupakan bentuk kepedulian nyata koperasi terhadap keselamatan anggotanya.
Ambulans ini adalah bukti nyata bahwa koperasi hadir bukan hanya dalam aktivitas kerja, tetapi juga ketika anggota menghadapi situasi darurat.
Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses dengan cepat tanpa membebani anggota,” ujar Agus.
Sementara itu, Kepala KSOP Dumai, Captain Diaz, mengapresiasi langkah yang dilakukan Koperasi TKBM.
Kami menyambut baik inisiatif ini karena akan memperkuat pelayanan kedaruratan di kawasan pelabuhan.
KSOP siap memberikan dukungan melalui koordinasi maupun aspek regulasi agar pelayanan ambulans ini berjalan optimal,” katanya.
Tak hanya di bidang kesehatan, Koperasi TKBM juga menunjukkan perhatian terhadap dunia pendidikan.
Pada Sabtu, 11 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru, Ikatan Keluarga Besar TKBM (IKB-TKBM) bersama Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai menyalurkan beasiswa pendidikan tahap pertama kepada 36 orang putra-putri pekerja TKBM.
Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Sekretariat Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai dan dihadiri Ketua Umum SBSI’92, Ibu Sunarti, sebagai tamu kehormatan.
Sebanyak 36 penerima terdiri atas 12 siswa tingkat SD, 10 siswa SMP, 8 siswa SMA/SMK, dan 6 mahasiswa. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp52 juta untuk periode pendidikan 2026/2027.
Bantuan yang diberikan meliputi paket alat tulis, bantuan seragam sekolah, uang pembinaan, hingga bantuan buku penunjang pendidikan.
Penerima beasiswa diprioritaskan bagi anak pekerja TKBM yang telah aktif minimal dua tahun, memiliki prestasi akademik, serta berasal dari keluarga yang membutuhkan.
Khusus mahasiswa diwajibkan mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
Menurut Agus S. Alam, investasi terbesar koperasi bukan hanya pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Kami tidak ingin biaya pendidikan menjadi penghalang bagi anak-anak pekerja TKBM untuk meraih cita-cita.
Melalui beasiswa ini kami berharap mereka dapat terus berprestasi dan menjadi generasi yang membanggakan keluarga maupun daerah,” ungkapnya.
Ketua Umum SBSI’92, Sunarti, turut memberikan apresiasi atas konsistensi Koperasi TKBM dalam memperhatikan pendidikan anak-anak pekerja.
Investasi terbaik adalah investasi di bidang pendidikan.
Program ini menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada keluarga pekerja, sehingga anak-anak mereka memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih masa depan,” ujarnya.
Ke depan, Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai berencana memperluas kerja sama dengan RSUD Dumai dalam peningkatan kapasitas relawan medis, memperkuat koordinasi dengan KSOP terkait jalur evakuasi darurat di kawasan pelabuhan, serta meningkatkan jumlah penerima beasiswa hingga jenjang magister.
Selain itu, koperasi juga berencana membuka program bimbingan belajar gratis bagi anak-anak pekerja TKBM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan keluarga besar TKBM.
Melalui dua program tersebut, Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih peduli terhadap anggota, keluarga pekerja, serta masyarakat di kawasan Pelabuhan Dumai. (Rianto).







____________________________________________
