SUMUT,Nias Kota Gunungsitoli, Tipiikorinvestigasinews.id-Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara, Bapak Muhammad Bobby Arif Nasution, ke SMA Negeri 1 Kota Gunungsitoli.Berlangsung meriah dan penuh semangat. Kehadiran orang nomor satu di Sumatera Utara tersebut disambut langsung oleh unsur Pemerintah Kota Gunungsitoli, jajaran Muspika, tokoh adat, tokoh agama, serta para kepala instansi terkait.
Kegiatan penyambutan berlangsung dengan penuh antusiasme.Para siswa dan tenaga pendidik turut menyambut dengan hangat, mencerminkan semangat kebersamaan dan dukungan terhadap program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sumatera Utara melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program MBG secara menyeluruh di wilayah Kepulauan Nias. Adapun wilayah yang menjadi fokus pemantauan meliputi:

Kabupaten Nias Barat
Kabupaten Nias Utara
Kabupaten Nias Selatan
Kota Gunungsitoli.
Kunjungan ini bertujuan memastikan program berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan publik.
Gubernur juga berdialog langsung dengan pihak sekolah dan jajaran pemerintah daerah guna mendengarkan masukan serta melihat kondisi riil di lapangan. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.
Kehadiran seluruh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga sekolah menjadi simbol sinergitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kepulauan Nias.
Dalam kesempatan ku jungan Gubernur Sumatera Utara Pak Muhammad Bobby Arif Nasution, Kamis 12 Februari 2026.
Momen ini sangat penting di pergunakan oleh salah seorang perwakilan guru SMA N1 Kota Gunungsitoli, dan wakil komite sekolah, menyuarakan dan menyampaikan secara langsung keluhan mereka kepada Kadis Pendidikan Propinsi Sumatra Utara, terkait dengan pengembalian dana SPP.
Dalam konteks tersebut Oleh Kadis Pendidikan Propinsi Sumatra Utara ” menyabut ” Harus dilakukan pengembalian”.
Sementara tentu, selama ini sekolah melakukan kegiatan pemungutan SPP atau berupa uang dari anak didik tentunya atas mufakat guru-guru dan para orang tua murid. Dimana tentu juga di pergunakan untuk demi kelancaran proses kegiatan sekolah, juga untuk segala kebutuhan sekolah, termasuk guru -guru honor.
Yang menjadi pertanyaan apakah publik bahwa apakah seluruh sekolah tingkat SMP, SMA Negri ataupun SMK Suwasta juga di wajibkan secara keseluruhan.
Kemanakah uang SPP itu di pulangkan?
Menurut pemantauan awak media di lapangan, beberapa sekolah mengeluh. Dengan adanya informasi dan himbauan tentang pengembalian SPP yang telah di tagih atau di pungut oleh guru kepada murid.
Mulai dari tahun berapakah SPP akan terhitung di pulangkan, dan apakah terkhusus sekolah yg mengembalikan iuran SPP.
Harapan sekolah semoga ada pertimbangan pihak instansi Pemerintah Daerah, Propinsi & Pusat terkait dengan masalah ini. Tentu hal ini akan menjadi sorotan publik.
Tim Tipikor Investigasi Nasional.
Korwilnas: Bz. Zebua.







____________________________________________
