Batam ,09/07/2026 Tipikorinvestigasinews.id Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menggelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ismail Saleh Lapas Batam pada Rabu (8/7) dan diikuti oleh seluruh petugas yang berada di lini pelayanan publik.
Sosialisasi ini dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Batam, Anto Eka Purwadi, serta dihadiri petugas layanan kunjungan, layanan terpadu, layanan integrasi, dan berbagai unit pelayanan publik lainnya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Dalam sambutannya, Anto Eka Purwadi menegaskan bahwa pelayanan prima merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. Menurutnya, setiap petugas harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, transparan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.
“Lapas Batam telah memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024. Oleh karena itu, kami perlu terus melakukan penyegaran dan penguatan terhadap seluruh petugas pelayanan agar kualitas layanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, narasumber dari Bank Rakyat Indonesia menyampaikan berbagai materi mengenai budaya pelayanan prima, mulai dari pentingnya membangun kesan pertama yang positif, komunikasi yang efektif, teknik penanganan keluhan masyarakat, hingga penerapan prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam setiap proses pelayanan.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman. Para peserta aktif menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan sekaligus mencari solusi untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Batam berharap seluruh petugas, khususnya yang berada di garda terdepan pelayanan publik, semakin siap memberikan pelayanan yang responsif, profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas Batam dalam mendukung reformasi birokrasi serta memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sehingga kepercayaan publik terhadap layanan pemasyarakatan terus meningkat.
*Erwin







____________________________________________
