Tenggarong, tipikorinvestigasinews.id – Keseriusan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menyongsong perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 mulai terlihat. Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar menggelar Rapat Kerja (Raker) sebagai langkah awal pemantapan persiapan, yang berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana Bukit Biru, Tenggarong, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kukar yang juga menjabat Ketua Umum LPTQ Kukar, H. Sunggono. Raker ini turut dihadiri Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Timur Rudi Kartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kukar, Ketua MUI Kukar, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota LPTQ Kabupaten Kukar.
Dalam arahannya, H. Sunggono menegaskan bahwa rapat kerja ini memiliki dua agenda utama, yakni melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten dan kecamatan Tahun 2025, sekaligus merumuskan langkah strategis awal menjelang Kukar menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi.
Menurutnya, sejumlah aspek krusial perlu segera ditetapkan, di antaranya penentuan jumlah cabang lomba MTQ tingkat kecamatan serta penyusunan jadwal pelaksanaan MTQ di seluruh kecamatan. Ia berharap, seluruh rangkaian MTQ tingkat kecamatan dapat diselesaikan paling lambat Juli 2026.
Di tengah tantangan penurunan kondisi keuangan daerah, khususnya terkait Dana Transfer ke Daerah (TKD), Sunggono menekankan pentingnya efisiensi anggaran, terutama pada kegiatan yang bersifat seremonial. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembinaan dan penghargaan bagi peserta MTQ harus tetap menjadi prioritas utama.
“Kita perlu menyepakati standar tertinggi nilai hadiah bagi para juara MTQ tingkat kecamatan dan kabupaten, termasuk pemberian bonus bagi peserta yang mampu berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional,” tegasnya di hadapan peserta raker.
Selain aspek anggaran, penguatan kualitas pembinaan juga menjadi perhatian serius. Sunggono menilai, program Training Center (TC) bagi qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah, serta seluruh cabang musabaqah lainnya harus disusun secara sistematis agar Kukar tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu tampil optimal dalam prestasi.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah rapat kerja ini akan dilakukan pertemuan lanjutan guna memastikan setiap tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, termasuk melaporkan progres kesiapan kepada Bupati Kutai Kartanegara.
Berdasarkan hasil perencanaan awal, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan ditargetkan rampung pada April 2026. Sementara itu, MTQ tingkat kabupaten direncanakan berlangsung pada September 2026, sebagai bagian dari tahapan menuju MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan digelar pada November 2026.
Dari sisi provinsi, Sekretaris Umum LPTQ Kaltim Rudi Kartono menekankan pentingnya sinergi antara LPTQ provinsi dan kabupaten agar penyelenggaraan MTQ berjalan maksimal. Ia menyebutkan bahwa pembagian peran dan tugas antarlevel menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan MTQ provinsi di Kukar.
“Kami ingin memastikan koordinasi berjalan baik. Dengan pembagian tugas yang jelas antara provinsi dan kabupaten, kami optimistis MTQ Provinsi Kaltim di Kukar dapat berlangsung tertib, lancar, dan berkualitas,” ujarnya.
Melalui rapat kerja ini, LPTQ Kukar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan MTQ Provinsi Kalimantan Timur 2026 yang tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi kafilah daerah serta memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat Kutai Kartanegara. Red
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________