Masyarakat Teluk Bayur Terancam Longsor, oleh PT BJU. Warga Berharap Kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas


Taluk BayurBerau,tipikorinvestigasinews.id – Masyarakat kecamatan teluk Bayur dan masyarakat pengguna jalan poros yang menuju beberapa kampung dan menuju jalan ke provinsi terancam longsor oleh tambang yang diduga PT Bara Jaya Utama (BJU), yang semakin dekat dengan jalan dan rumah warga teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Hasil pantauan awak media terlihat tambang batu bara Bara Jaya Utama (BJU) sedang beroprasi, yang di duga lokasi lubang galian sangat dekat dengan jalan poros menghubungkan beberapa kampung, kecamatan dan provinsi yang berjarak kurang lebih 400 meter dari jalan dan terlihat rumah warga akan terancam longsor.

Warga yang tidak mau di sebut namanya, sangat khawatir dan gelisa tentang aktivitas tambang batu bara PT BJU, yang sedang beroprasi yang di rasakan semakin dekat dengan jalan dan pemukiman warga.

Menurutnya aktivitas tambang yang di duga milik PT BJU tersebut dapat berdampak buruk bagi masyarakat sekitar dan pengguna jalan Nasional yang merupakan akses utama masyarakat sekitar menuju antara kampung, menuju antara kecamatan, menuju antar provinsi.

“Aktivitas tambang batu bara yang beroperasi di wilayah kecamatan teluk Bayur ini sangat menghawatirkan, karena jarang antara bibir jalan ini dan lobang tambang sangat dekat, dan rumah warga juga sangat terancam oleh aktivitas tambang ini,” ujar masyarakat yang tidak mau di sebut namnya.

Senada dengan Masyarakat yang enggan di sebutkan namanya, beberapa masyarakat dari pengguna jalan poros yang menuju kampung, kecamatan dengan yang sama tidak mau di sebut namanya, soroti tambang batu bara yang di miliki PT BJU.

Melihat langsung lokasi aktivitas tambang ini, beberapa masyarakat pengguna jalan ini sangat merasa pedih melihat keadaan keadaan tersebut, merasa was – was melewati jalan tersebut dan merasa kecewa atas perhatian pemerintah kabupaten berau dan provinsi atas kurangnya pengawasan tambang yang berdekatan dengan akses jalan, sangat di khawatir jalan akan rusak dan longsor.

“Seharusnya mereka (Perusahaan) sebelum melakukan kegiatan ini, sebelum melakukan pembukaan itu mereka seharusnya mempunyai izin tertulis, kasih sangat was – was melintasi jalan ini, yang kami takutkan pas kami lewat jalan ini akan longsor, apalagi ini musim hujan. Dan kami sangat kecewa dengan pemerintah kabupaten Berau dan provinsi mereka hanya diam, padahal jalan ini aset mereka,” ucap warga pengguna jalan yang enggan di sebutkan namanya.

Hingga saat ini, belum ada tindakan tegas yang diambil terhadap tambang PT BJU yang diduga beroperasi sangat dekat dengan jalan dan pemukiman warga. Warga berharap kepada bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Aparat Penegak Hukum (APH) mabes polri, kementrian Pertambangan, segera turun tangan sebelum bencana benar-benar terjadi.(*)

(Samsul/Kaltim)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *