Aceh Singkil | tipikorinvestigasinews.id ~ Kekhawatiran mendalam menyelimuti masyarakat Kecamatan Danau Paris dan Simpang Kanan, Aceh Singkil, terkait maraknya peredaran minuman keras jenis tuak dan praktik perjudian toto gelap (togel) di wilayah mereka. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya, bahkan memprediksi potensi bencana akibat kelalaian ini, Selasa (23/12/2025).

“Kami sudah merasakan pahitnya bencana banjir yang merusak pertanian dan melumpuhkan aktivitas warga. Kerugian yang kami alami tidak sedikit,” ujar sumber tersebut, mengingatkan akan dampak buruk yang pernah terjadi.
Ironisnya, di tengah syariat Islam yang berlaku di Aceh, peredaran tuak dan togel justru semakin subur. “Di dua kecamatan ini, kami menduga masih banyak penjual tuak, dan peminatnya pun tidak sedikit!” tambahnya dengan nada prihatin.
Masyarakat mendesak pihak terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, untuk segera bertindak tegas. “Jangan tunggu Allah SWT yang membersihkan dengan ‘Kun Fayakun’-Nya! Tolonglah dari pihak terkait, pemerintah daerah Kabupaten Aceh Singkil, agar dapat segera membersihkan ini secara ‘door to door’,” pintanya.
Ia menekankan pentingnya penegakan syariat Islam secara konsisten. “Apa lagi kita tinggal di Aceh, tolonglah dijalankan syariat Islam,” tegasnya, berharap kesadaran kolektif untuk menjaga moral dan tatanan sosial masyarakat.
Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk tidak lengah. Maraknya maksiat dikhawatirkan dapat mengundang musibah dan merusak sendi-sendi kehidupan beragama serta bermasyarakat di Aceh Singkil.{*}
Pewarta :
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
