Samarinda, tipikorinvestigasinews.id – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menepati janjinya untuk mencari dan menindak oknum polisi yang melakukan pemukulan terhadap Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sa arinda, Syahril Saili ketika unjuk rasa mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) digelar di depan Gedung DPRD Kaltim, Senin (26/8).
Kepada awak media, perwira melati tiga itu mengatakan, oknum pelaku pemukulan yang terekam dalam video berdurasi 10 detik itu telah diketahui.
“Dan sedang dalam proses dari Propam Polresta Samarinda,” tegas Ary.
Disinggung mengenai sanksi yang akan diberikan, Ary menjelaskan akan dilihat sesuai dengan perbuatan yang dilakukan.
“Dan tentunya nanti ada sidang disiplin yang akan memutuskan. Hari ini sudah diamankan (oknum polisi),” kuncinya. Diberitakan sebelumnya, penganiayaan oleh oknum polisi dialami salah seorang aktivis HMI di tengah situasi yang memenas di depan gedung DPRD Kaltim.
Tindakan represif oknum polisi itu pun akhirnya memicu kemarahan ratusan massa aksi yang tergabung dalam Mahasiswa Kaltim Bergerak (Makara).
Alhasil kericuhan semakin menjadi-jadi hingga polisi akhirnya memutuskan untuk membubarkan massa yang tetap bertahan meski sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan.
Syahril, yang menjadi korban menjelaskan, ketika itu dia dan beberapa rekannya memanjat pintu gerbang utama agar dapat masuk dan bernegosiasi dengan aparat kepolisian.
“Niat kami untuk berkomunikasi dan meminta izin agar bisa menjalankan ibadah, namun hal itu diabaikan pihak kepolisian dan malah melakukan pemukulan,” uangkap Syahril.
“Semua di luar perkiraan kami. Saya cuman mau salat di dalam kantor DPRD Kaltim. Saya panggil sebagian teman saya ibadah di dalam, tetapi baru mendekat dengan polisi langsung di dorong dan dipukul (ditojok, ),” sesalnya.(Tim Samarinda)







____________________________________________
