Panen Sayur Selada, Wujud Nyata Lapas Pangkalan Bun Terus Produktif dan Konsisten Dukung Program Ketahanan Pangan

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Pangkalan Bun, tipikorinvestigasinews.id- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan.

Hal ini dibuktikan dengan kegiatan panen raya sayuran hidroponik jenis selada hijau yang digelar di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Pangkalan Bun, pada Selasa (04/11/2025).

Sebagai salah satu lembaga pembinaan, Lapas memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas individu warga binaan. Pembinaan di Lapas sendiri terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian.

Bacaan Lainnya

Melalui Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Lapas Pangkalan Bun berhasil memanfaatkan lahan di area brandgang menjadi lahan pertanian yang produktif. Hasilnya, panen sayur selada hidroponik ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian di bidang agrobisnis yang dijalankan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun, Drs. Dawa’i, M.A., dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa panen sayur selada ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden RI serta 13 Program Akselerasi Menteri Hukum dan HAM bidang Pemasyarakatan, khususnya terkait program ketahanan pangan nasional.

“Lapas Pangkalan Bun berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan yang menjadi arahan penting Bapak Menteri Hukum dan HAM untuk terus diakselerasi. Panen sayur selada ini juga menjadi wujud keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Harapannya, warga binaan semakin termotivasi untuk menghasilkan produk-produk agrobisnis yang bermanfaat bagi ketahanan pangan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan Lapas sendiri,” ujar Dawa’i.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa Lapas Pangkalan Bun tidak hanya fokus pada aspek pembinaan mental dan spiritual, tetapi juga turut berkontribusi aktif dalam sektor pertanian produktif, guna mendukung kemandirian ekonomi serta ketahanan pangan berkelanjutan.

(Agm)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *