Limapuluh Kota, Sumbar,tipikorinvestigasinews.id — 13 Maret 2026, Sudah satu tahun sejak pasangan Bupati H. Safni dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha (Pasangan Sakato) resmi dilantik pada 20 Februari 2025. Selama periode kepemimpinan pertama ini, keduanya konsisten mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Menunjukkan komitmen pada efisiensi anggaran, pada awal masa jabatan mereka memilih untuk tidak membeli mobil dinas baru. Dana yang seharusnya dialokasikan untuk kendaraan resmi justru dialihkan untuk pembelian alat berat eskavator, yang berperan penting dalam menangani potensi risiko bencana alam di daerah. Beberapa sektor utama yang menjadi fokus pembangunan tahun pertama meliputi pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, peternakan, ekonomi kerakyatan, pelayanan publik, sosial masyarakat, perlindungan pekerja rentan, serta urusan keagamaan.
Bupati Safni aktif melakukan koordinasi erat dengan Pemerintah Pusat, melalui berbagai kementerian terkait serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) asal Sumatera Barat. Dalam komunikasi tersebut, ia menyampaikan potensi sumber daya alam dan manusia yang dimiliki Kabupaten Limapuluh Kota, sekaligus mengangkat berbagai permasalahan infrastruktur seperti jalan raya, sistem irigasi, normalisasi sungai, pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Sarilamak, dan perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau. Di sektor pendidikan, telah direncanakan pembangunan SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Rakyat guna memberikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Upaya keras tersebut telah memberikan hasil yang signifikan. Melalui Inpres 2/2025, daerah berhasil memperoleh dana sebesar 8,1 miliar rupiah untuk rehabilitasi empat lokasi daerah irigasi. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit padi unggul untuk mendukung ketahanan pangan, serta bibit ikan unggul untuk pengembangan budidaya perikanan air tawar. Kegiatan normalisasi sungai dan pembangunan trotoar sepanjang 6 kilometer di Ibu Kota Kabupaten juga mendapatkan dukungan penuh. Bahkan, sebagian besar ruas Jalan Payakumbuh-Lintau telah selesai diperbaiki setelah Menteri Pekerjaan Umum secara langsung meninjau kondisi lokasi.
Di bidang keagamaan, prestasi membanggakan diraih ketika Kabupaten Limapuluh Kota meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sumatera Barat ke-41. Selain itu, diluncurkan dua program unggulan: “Sakato Mangaji” yang mewajibkan siswa membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum memulai kegiatan belajar, dan “SAKATOLIKO” yang bertujuan melindungi pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Wakil Bupati juga mengambil inisiatif untuk membangun branding daerah sebagai “The Central Of Agro”, dengan tujuan memperkuat posisi Limapuluh Kota sebagai pusat agrobisnis dan agroindustri di wilayah Sumatera Barat.
( Sukrianto )







____________________________________________
