TIPIKOR investigasi News.id
Lombok Utara (NTB), Tipikorinvestigasinews.id : Proses pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk musim haji tahun 2025 menunggu masih pembagian kloter resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag KLU, Haji Suparlan, menyampaikan bahwa Pembagian kloter akan dilakukan setelah seluruh CJH di wilayah NTB menyelesaikan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
“Saat ini kami masih menunggu keputusan final dari Kemenag Provinsi NTB,” ujarnya, Kamis (24/4).
Jumlah CJH reguler dari KLU yang siap diberangkatkan tahun ini mencapai 69 orang. Selain itu, terdapat 29 orang sebagai jamaah cadangan yang berpeluang besar untuk ikut serta ke Tanah Suci. Hal ini karena sebagian besar dari mereka telah menyelesaikan proses pelunasan Bipih, sebagaimana dijelaskan oleh Suparlan.
“Seluruh persiapan sudah lengkap, baik dari sisi pelunasan, istitha’ah, paspor, maupun manasik haji. Jadi, secara teknis mereka semua siap berangkat,” katanya.
Meski berstatus cadangan, peluang keluarnya bagi 29 calon jamaah tambahan itu dinilai cukup besar. Persiapan administrasi dan kesehatan mereka menjadi salah satu indikator yang mendukung potensi keberangkatan tersebut.
Batas akhir pelunasan biaya haji ditetapkan sampai dengan tanggal 25 April 2025. Setelah melewati batas waktu tersebut, Kemenag akan segera mengumumkan pembagian kloter dan kepastian keberangkatan jamaah cadangan.
Suparlan mengimbau seluruh calon jamaah haji, baik reguler maupun cadangan, untuk tetap memupuk informasi resmi dan mempersiapkan diri secara maksimal.
“Kami mohon agar semua calon jamaah terus mengikuti informasi dari Kemenag dan tetap menjaga kondisi kesehatan karena pelaksanaan ibadah haji semakin dekat,” tutupnya.
(Tim Red NTB)







____________________________________________
