Kampar,Tipikorinvestigasinews.id– Masyarakat Desa Balung menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang berlangsung di Masjid Ar-Rahman,Jum’at malam (23/01/2026).
Dalam sambutannya kepala dusun II Ridwan menyampaikan Terimakasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran jemaah, dan berharap kepada masyarakat untuk tidak membuka warung perjudian ( Domino ) selama Bulan Romadhon dan membersihkan diri dan lingkungan dalam menyambut bulan Suci Romadhon
Acara ini di laksanakan di Masjid Ar-Rahman Balung kecamatan XIII Koto kampar kabupaten kampar Riau yang dihadiri oleh alustadz penceramah Dr. Dasril Amali.S.Hi, MH ,Kepala Desa Balung Muhammad Ujud dan jajarannya, tokoh agama dan masyarakat Desa Balung pada umumnya
pentingnya momentum ini untuk mempererat silaturahmi serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memakmurkan masjid di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.
“Mari kita munajatkan doa-doa terbaik agar momentum Isra’ Mi’raj ini membawa berkah serta rahmat bagi masyarakat ”
Isra’ Mi’raj adalah peristiwa luar biasa dalam Islam tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, terdiri dari Isra (perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa) dan Mi’raj (kenaikan ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha), di mana beliau menerima perintah shalat lima waktu dan menyaksikan kebesaran Allah SWT. Peristiwa ini menjadi mukjizat besar yang menguji iman dan memberikan pelajaran penting tentang keimanan, akhlak, dan kedekatan dengan Allah SWT.
Acara kemudian diisi dengan ceramah agama oleh Dr.H.Dasril Amali S.Hi.MH Dalam ceramahnya, ia membedah hikmah mendalam dari perjalanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam membangun pribadi yang berkualitas.
“Mengajak dalam Memperingati isra’ mi’raj ini adalah sebagai momentum memperbaiki diri, momentum beribadah kepada Allah, momentum memperbaiki keluarga dan masyarakat kepada Allah SWT.
Dalam penyampaiannya, menekankan bahwa menjaga hati dengan baik yang bersih dari dendam dan buruk sangka, dan sebagai insan adalah modal utama manusia untuk menjalani hidup dengan tenang serta memberikan manfaat nyata bagi sesama. setiap individu didorong untuk mencurahkan kemampuannya demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.
Cara membersihkan hati adalah dengan beberapa cara,” berzikir zohir Lailahaillallah, zikir dengan hati ” zikrul kur’an. Dengan kita membaca Alquran maka ketengan dan ketentraman hati insya allah kita dapati, dan zikir dengan kalimat toiyibah. “Orang yang akan di angkat oleh Allah SWT derajatnya adalah orang yang bisa menjaga jaga hati dan Jaga sholat.ucapnya
Peringatan ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan besar agar nilai-nilai yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat demi mewujudkan Desa yang penuh keberkahan dan insani yang unggul.(Tomi).







____________________________________________
