Tambolaka, http://tipikorinvestigasinews.id-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Agustinus Cabang Tambolaka mendesak Polres Sumba Barat Daya (SBD) untuk segera menuntaskan kasus pembunuhan terhadap Gregorius Bessu.
Kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di perbatasan Desa Weepangali dan Desa Lombu tersebut hingga kini telah berjalan selama dua tahun tanpa kejelasan hukum.
Pernyataan ini ditegaskan oleh Ketua Presidium PMKRI Cabang Tambolaka, Dominggus Ghoghi, usai menggelar aksi demonstrasi damai bersama keluarga almarhum di Mapolres SBD, Senin sore (15/06/2026) di Sekretariat Jalan mananga Aba Karuni, kecamatan loura. Ia menyampaikan, aksi tersebut merupakan bentuk protes atas lambatnya proses hukum yang dinilai berjalan stagnan.
Menurut Dominggus, pengungkapan perkara sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan wewenang aparat penegak hukum. Hambatan atau kendala teknis di lapangan tidak boleh dijadikan alasan oleh kepolisian untuk membiarkan kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian.
“Apa pun problem di lapangan, yang terpenting pelaku harus ditemukan agar keluarga korban memperoleh rasa aman dan tidak terus hidup dalam ketakutan,” ujarnya dengan tegas.
PMKRI berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Dominggus menambahkan, gerakan ini juga menjadi fungsi kontrol sosial terhadap penyelesaian berbagai perkara hukum lain di wilayah hukum Kabupaten Sumba Barat Daya. Jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan nyata, PMKRI memberikan peringatan akan kembali turun ke jalan bersama masyarakat dengan massa yang lebih besar untuk menuntut keadilan pada matinya keadilan di Sumba Barat Daya.
Reporter: Gunter Guru Ladu Meha
Editor: Redaksi Tipikorinvestigasinews.id







____________________________________________
