Sukabumi-tipikorinvestigasinews.id- 4 Januari 2026 Puncak acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 berlangsung khidmat dan meriah di Alun-alun Palabuhanratu, Jalan Siliwangi No.15, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang bersifat terbuka ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Nahdliyin dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.
Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga sekira 11.20 WIB, dengan rangkaian kegiatan yang sarat nilai religius, kebudayaan, dan kepedulian sosial.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas peran besar NU dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Rangkaian Acara
Adapun susunan kegiatan puncak Harlah 1 Abad NU Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 meliputi:
Pukul 08.00 – 09.00 WIB : Apel Akbar Peringatan 1 Abad NU
Pukul 09.00 – 10.00 WIB : Penampilan seni dan kreasi budaya
Pukul 10.00 – 10.30 WIB : Santunan anak yatim dan dhuafa
Pukul 10.30 – 12.00 WIB : Tabligh/Mauidhotul Hasanah oleh Ustadz Rhoma Muda
Sambutan Bupati Sukabumi
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menyampaikan ucapan selamat memperingati hari lahir ke-100 Nahdlatul Ulama kepada seluruh warga NU.
“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengucapkan selamat memperingati hari lahir ke-100 Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa NU memiliki peran strategis dalam memperkokoh karakter spiritual dan mental masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukabumi.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh kader dan warga NU untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintah di berbagai bidang, demi terwujudnya masyarakat yang religius, berdaya, dan sejahtera.
Puncak peringatan Harlah 1 Abad NU ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat sinergi antara ulama dan umara, serta meneguhkan komitmen NU dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Pewarta: Moch. Ledi Nurlaedi, S.H.







____________________________________________